Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bisma Sabda Imanissi, Pelatih Basket SMAN 1 Bululawang Malang Berkesempatan Mengikuti Pelatihan di Amerika

Mahmudan • Rabu, 1 Mei 2024 | 19:33 WIB
Bisma Sabda Imanissi, pelatih basket SMAN 1 Bululawang Malang yang mengantarkan timnya masuk final regional DBL Jatim
Bisma Sabda Imanissi, pelatih basket SMAN 1 Bululawang Malang yang mengantarkan timnya masuk final regional DBL Jatim

NADA bicaranya tegas dan berapi-api.

Sesekali terdengar berteriak. 

Sambil menggenggam papan bergambar lapangan basket di tangannya, Bisma Sabda Imanissi memberi arahan ke beberapa pemain basket putri DBL Camp, Minggu (28/4). 

Sebagai pelatih yang lolos 4 besar nasional, dia harus menunjukkan kemampuannya mengambil keputusan dan menentukan strategi yang jitu dalam permainan timnya.

Baca Juga: Tak Hanya Berprestasi Dalam Pekerjaan, Tim Basket Putra & Putri BRI Raih Gelar Juara di Liga Jasa Keuangan 2023 

Bisma merupakan pelatih basket asal Bumi Arema yang go national. 

Sebelumnya, dia menjalani rangkaian seleksi dari tingkat rendah. 

Mulai seleksi tingkat provinsi, kemudian dinyatakan lolos bersama tiga pelatih tim basket SMA lain di Jatim.

Setelah itu, mewakili Jatim untuk bersaing dengan 54 pelatih lain dari 30 kabupaten/ kota se Indonesia. 

”Yang terpilih empat besar nasional akan mengikuti pelatihan di Amerika Serikat pada Juli nanti,” kata dia di sela melatih timnya. 

Tentu saja, tak mudah bersaing dengan para pelatih terbaik dan lebih profesional dari seluruh Indonesia. 

Namun kegigihannya membuat Bisma mengungguli pelatih tim basket SMA lain. 

Terlebih dalam DBL Camp yang berlangsung selama 7 hari itu mereka dilatih oleh pelatih top dunia asal World Basketball Academy (WBA) Australia. 

”Tapi banyak hal yang baru saya ketahui di sana. Makanya saya sangat aktif bertanya saat materi,” kata pelatih berusia 31 tahun itu. 

Kariernya sebagai pelatih basket dimulai sejak 2014 silam. 

Saat itu dia melatih Klub Basket Suropati. 

Dua tahun kemudian melatih Tim Basket di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). 

Lalu pada 2017 menjadi pelatih di SMAN 1 Bululawang. 

”Awalnya diminta membantu, karena rumah saya dekat Bululawang,” tutur pria kelahiran 1993 itu. 

Dengan fasilitas seadanya, Bisma berhasil mengantarkan SMAN 1 Bululawang menjadi juara di berbagai kompetisi basket SMA. 

Baca Juga: Tiga Srikandi Basket Asal Malang Antar Jatim Raih Emas di PON Papua

Padahal, 90 persen anak didiknya termasuk baru mengenal basket. 

Bukan atlet profesional yang kemudian dia bina. 

“Berbeda dengan anak-anak kota yang dapat fasilitas lebih dan bisa kenal basket dari kecil,” ungkapnya. 

Kultur basket di Kabupaten Malang masih belum semasif perkotaan. 

SMAN 1 Bululawang pun menjadi satu-satunya SMA di kabupaten yang mengikuti kompetisi DBL. 

Pada 2023 lalu, ia mengantarkan timnya hingga ke semifinal East Java South Regional. 

Meski tidak lolos final, namun Bisma sebagai pelatih terpilih menjadi perwakilan untuk lanjut ke nasional. 

Selama 6 tahun menjadi pelatih di SMA tersebut, dia semakin giat belajar dan meningkatkan kompetensi. 

“Karena saya melihat banyak anak-anak tim basket yang akhirnya bisa kuliah lewat jalur prestasi dari basket,” kata Bisma. 

Dia selalu menekankan fisik pada timnya, dengan latihan 4 hingga 5 kali dalam seminggu. 

“Kalau fisik bagus, daya pikir juga bagus,” imbuhnya. 

Bisma juga selalu melibatkan para pemain untuk berdiskusi mengenai strategi apa yang pas untuk dimainkan. 

”Itu karena mereka pemainnya. Mereka yang masuk lapangan, bukan saya,” terangnya. (*/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#bisma sabda imanissi #sman 1 bululawang #dbl