Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Fikri Ardiansyah, Pemuda Asal Pakis Kenalkan Tarian Kabupaten Malang di Australia

Mahmudan • Kamis, 14 Agustus 2025 | 17:00 WIB

 

Fikri Ardiansyah.
Fikri Ardiansyah.

PAKIS - Fikri Ardiansyah, pemuda asal Pakis, Kabupaten Malang akan terbang ke Australia. Dia mewakili Jawa Timur (Jatim) untuk program Pertukaran Pemuda Antar Negara 2025. Di negeri kanguru tersebut, Fikri akan mengenalkan tari gandrung marsan asal Banyuwangi dan tari bapang asal Kabupaten Malang. "Yang saya bawa tentu ada seni suara dan seni tarian," ungkap pemuda 22 tahun asal Pakis itu.

Sebelum dinobatkan sebagai wakil Jatim, Fikri menjalani seleksi yang ketat. Awalnya ia diseleksi lewat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur. Namanya masuk dalam 30 peserta yang lolos seleksi awal. Kemudian mengerucut menjadi lima pendaftar untuk menjalani seleksi di tingkat nasional. "Salah satu bakat yang saya unggulkan adalah culture performance," ujar pria yang pernah dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi Nasional Balai Pengembangan Talenta Indonesia Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI pada 2024 lalu.

Kelima orang tersebut lantas diseleksi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Akhirnya pada Juli lalu, nama Fikri keluar sebagai delegasi Jatim untuk Pertukaran Pemuda Antar Negara. Ini menjadi kesempatan emas bagi Fikri.

Dia menjelaskan, pertukaran pemuda tersebut merupakan upaya bilateral yang dilakukan Indonesia dan Australia. "Tentu saya membawa misi budaya untuk memperkenalkan budaya Jawa Timur," terang pemuda yang baru saja menyelesaikan program studi D4 di Politeknik Negeri Malang (Polinema) itu.

Pertunjukan akan diselenggarakan di gedung Konsulat Indonesia-Australia. Selain itu, ia juga akan mengenalkan budaya Indonesia kepada Host Family yang ia tempati selama di Australia. "Selama satu bulan di Australia akan saya gunakan sebagai langkah emas ke depannya," pungkas pemuda yang pernah mengikuti 35 kompetisi karya tulis ilmiah di bidang teknologi dan bisnis berkelanjutan itu. (yad/dan)

Editor : A. Nugroho
#dispora #Pertukaran Pemuda Antar Negara #Polinema #2025 #Kemenpora #jawa timur