Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gratiskan Massage Bayi untuk Anak Driver Ojol Tiap Hari Jumat

Mahmudan • Kamis, 20 November 2025 | 20:19 WIB
Rezkia Ratna Wulandari, Pemilik Premium Baby Spa Batu Berstandar WHO
Rezkia Ratna Wulandari, Pemilik Premium Baby Spa Batu Berstandar WHO

PENGALAMAN Rezkia di bidang kesehatan tidak perlu diragukan. Dia sudah menjadi bidan sejak 18 tahun yang lalu, tepatnya 2007. Dengan berbagai pengalamannya, dia mendirikan Premium Baby Spa Batu pada 2020 silam.

Layanan pijat untuk bayi dan anak-anak itu memiliki berbagai layanan. Yakni pijat kesehatan bayi berusia 0-11 bulan, pijat kesehatan anak, renang untuk bayi dengan pelampung berstandar World Health Organization (WHO), tindik dan cukur bayi, perawatan payudara bagi ibu menyusui, hingga layanan rumah memandikan bayi sampai lepas tali pusar.

“Sejak setahun yang lalu, kami memiliki pelayanan pijat kesehatan bayi gratis setiap Jumat untuk orang tua yang bekerja sebagai driver ojol (ojek online),” kata dia. ”Mereka ingin putra-putrinya dipijat, tetapi mungkin terkendala biaya. Kami memang mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal,” tambah perempuan 39 tahun itu.

DUKUNGAN KELUARGA: Bidan Rezkia Ratna Wulandari di sela umrah bersama suami dan kedua anaknya beberapa waktu lalu.
DUKUNGAN KELUARGA: Bidan Rezkia Ratna Wulandari di sela umrah bersama suami dan kedua anaknya beberapa waktu lalu.

Syarat mendapat layanan gratis dari dia cukup mudah. Orang tersebut hanya perlu menunjukkan bukti bahwa dia benar-benar driver ojol dengan kartu keanggotaan dan Kartu Keluarga (KK). “Tidak perlu dibawa KK fisiknya. Cukup fotonya saja,” katanya

Pijat bayi tersebut penting untuk tumbuh kembang yang lebih baik. Sebab, dapat membantu relaksasi, meningkatkan sirkulasi darah, dan memperbaiki kualitas tidur. Pijat juga dapat membantu meringankan masalah pencernaan seperti kembung dan kolik, merangsang pertumbuhan otak, serta mendukung kenaikan berat badan, dan daya tahan tubuh.

Sebelum bayi dipijat, biasanya akan ditimbang terlebih dahulu. Kemudian terapis menanyakan kondisi maupun keluhan anak tersebut kepada orang tuanya. Hal tersebut untuk menentukan bagian tubuh yang diperlukan konsentrasi pijatnya. Sebab, metode pijat untuk masing-masing keluhan berbeda.

“Misalnya untuk anak yang tidak mau makan. Itu termasuk massage kesehatan dengan keluhan tidak mau makan. Jadi ada konsentrasi khusus di perutnya,” kata Alumni Bidan Pendidik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Malang itu.

Tidak hanya pijat, di tempat itu juga melayani renang untuk bayi dan anak-anak. Sebaiknya, dia melanjutkan, bayi berusia tiga bulan sudah dapat dilatih berenang. Tujuannya untuk menstimulasi tumbuh kembangnya. Tentunya dengan alat bantu yang sudah berstandar. “Berdasar aturan WHO yang terbaru, renang dengan alat bantu di leher sudah tidak boleh, karena bisa menimbulkan trauma di leher. Sehingga kami menggunakan alat bantu di lengan,” ucap Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Klinik UIN Malang itu.

Air untuk bayi berenang juga harus diperhatikan. Utamanya suhu air yang harus hangat. Tidak terlalu dingin maupun tidak terlalu panas. Biasanya, bayi akan dibiarkan berenang sepuasnya dengan pengawasan terapis kurang lebih lima menit. Sebab, jika sudah 7-8 menit, bayi tersebut sudah bosan.

Selain pelayanan untuk bayi, di Premium Baby Spa Batu juga melayani kesehatan ibu hamil dan menyusui. Yakni melalui layanan pijat laktasi bagi ibu-ibu yang ASI-nya tidak lancar. Yakni dengan pijat di titik-titik refleksi tertentu supaya lancar. Pijat untuk ibu hamil juga ada. Biasanya, ibu hamil akan dipijat di bagian punggung dan kaki dengan posisi miring.

Terapis yang disediakan pun tidak sekadar bisa memijat. Terapis tersebut merupakan bidan dan perawat yang telah melewati pelatihan dan sudah tersertifikasi. Sehingga aman untuk melayani bayi, anak-anak, ibu hamil, maupun ibu menyusui.(yun/dan).

Editor : A. Nugroho
#Kemenkes #kk #malang