Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sultan Muhammad Syech Sabet Winner Duta Kebudayaan Cilik Malang 2025

Aditya Novrian • Minggu, 23 November 2025 | 01:14 WIB

Photo
Photo

MALANG KOTA – Prestasi kembali datang dari SD Muhammadiyah 8 Kota Malang. Sultan Muhammad Syech, siswa kelas VI, berhasil menyabet gelar Winner Duta Kebudayaan Cilik Malang 2025 pada ajang Pemilihan Duta Kebudayaan Cilik dan Remaja Malang 2025. Grand final digelar 8 November lalu di salah satu destinasi wisata Kota Batu, di bawah penyelenggaraan Paguyuban Duta Kebudayaan Cilik dan Remaja Malang dengan Albany Pasya sebagai ketua panitia.

Ajang ini mengusung misi pelestarian budaya ramah anak, sekaligus mencari figur muda yang mampu menjadi role model dalam menjaga dan mempromosikan kebudayaan lokal. Kegiatan tersebut mendapatkan dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, hingga sejumlah anggota legislatif tingkat kota dan pusat.

Perjalanan Sultan menuju panggung puncak tidak singkat. Ia terlebih dahulu menempuh proses pembekalan dan pendalaman materi kebudayaan. Mulai dari mengenali makanan khas, memahami situs budaya, hingga mempelajari tarian tradisional Malang. Semua itu menjadi modal penting untuk menunjukkan bahwa ia bukan sekadar tampil percaya diri, tetapi juga benar-benar memahami akar kebudayaannya.

Keyakinannya makin tampak saat memasuki sesi tanya jawab. Sultan menjawab pertanyaan juri dengan tenang dan runtut. Ia bahkan sempat melontarkan pantun yang membuat dewan juri tersenyum kagum. Sikap spontan ini mempertegas kemampuannya mengolah ide dan menyampaikan gagasan dengan cara yang menyenangkan.

Dalam kompetisi tersebut, Sultan mengusung program kerja bertajuk JWS (Jalan With Sultan). Program ini berfokus pada promosi budaya dan wisata melalui media sosial. Ia berencana mengajak anak-anak dan remaja menjelajahi kuliner khas, situs bersejarah, hingga kegiatan seni yang ada di Malang. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang mengenal dan mencintai budaya di daerahnya sendiri.

Prestasi Sultan ini bukan yang pertama. Ia sebelumnya juga beberapa kali menorehkan hasil gemilang di berbagai ajang duta. Tak heran, kemenangan di Duta Kebudayaan Cilik 2025 ini disambut hangat oleh keluarga, sekolah, dan teman-temannya. Banyak pihak menilai Sultan menjadi contoh nyata bahwa anak-anak mampu berkontribusi dalam pelestarian budaya sejak dini.

Dengan semangat dan dedikasi yang terus ditunjukkannya, Sultan diharapkan dapat memantik lebih banyak generasi muda Kota Malang untuk ikut menjadi penjaga budaya dan identitas daerah. (llk)

Editor : Aditya Novrian
#duta kebudayaan #Sosok