Semangat Makin Terpacu karena Rindu Anak
PERSIAPAN Mutiara Ayuningtias untuk tampil di SEA GAMES 2025 terasa lebih berat. Sebab tubuhnya harus mengalami banyak penyesuaian setelah vakum dua tahun untuk masa hamil dan melahirkan. Ibu satu anak itu sangat sadar kalau kondisi fisik dan kekuatannya tak sekuat dulu.
Namun kondisi itu justru melecutkan semangat Mutiara untuk rajin berlatih. Dia banyak mempersiapkan diri sejak bulan Juni 2025. Sejak saat itu dia ikut pelatihan nasional di Jakarta. Tubuhnya yang perlu penyesuaian membuat Mutiara harus berlatih lebih keras dibanding biasanya.
”Waktu awal latihan terasa sangat berat, karena masa vakum saya 1,5 tahun,” ujar Mutiara. Setelah satu bulan mengikuti pelatihan, dia mulai terbiasa dengan jadwal yang ketat. Mulai latihan fisik seperti angkat beban, berlari, hingga rutin mengasah teknik gulatnya.
Dua bulan rutin berlatih di Jakarta, Mutiara dibawa ke Korea Selatan selama 45 hari untuk try-out. Seluruh aspek hasil latihan mulai kesiapan fisik hingga teknik bertarung dievaluasi. Perubahan kekuatan tubuh paling terasa bagi Mutiara ketika latihan squad.
Sebelum vakum hamil dan melahirkan, dia sanggup berlatih squad hingga 100 kilogram. Namun kini dia hanya sanggup di beban 80 kilogram saja. Kondisi itu tidak memengaruhi mental petarungnya. Sebab, Mutiara yakin kekuatannya bakal kembali jika dia rutin berlatih.
Lulus dari try-out di Korea Selatan, atlet asal Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang itu kembali intensif berlatih. Kali ini persiapan khusus SEA GAMES 2025 yang juga diadakan di Jakarta.
Persiapan khusus itu terasa lebih rileks karena sejak awal para atlet hanya dituntut tampil maksimal. Alih-alih meminta mereka membawa pulang medali, penampilan mengesankan saat bertanding menjadi fokus utamanya.
Hal tersulit bagi Mutiara bukan penyesuaian kembali setelah vakum. Namun berat hatinya karena tidak bisa sepanjang hari mendampingi anaknya. ”Apalagi anak saya belum genap dua tahun, harus saya tinggal sebentar dan diasuh neneknya di Tumpang,” papar Mutiara.
Sesekali di sela latihan Mutiara menyempatkan menyapa anaknya via telepon. Namun waktu yang dimiliki terbatas, terutama di detik-detik menjelang pertandingan. Dengan dukungan penuh dari keluarga kecilnya, tekad Mutiara semakin kuat untuk pulang dengan membawa kemenangan agar keluarganya makin bangga.
Beruntung, suami Mutiara sama-sama ada di tim pelatnas. Jadi tiap hari ada sosok yang selalu menguatkan hati serta mentalnya. Itu juga menjadi alasan terkuat Mutiara bisa bertahan dan menuntaskan pertandingan.
Mutiara sukses menuntaskan empat pertandingannya di nomor gulat gaya bebas putri kelas 53 kilogram. Dengan tiga kali kemenangan berturut-turut. ”Kemarin itu sempat kalah sekali saat lawan Vietnam,” lanjutnya. Raihan medali perak pun dicatatkannya.
Tahun 2025 memang bukan pertama kali bagi Mutiara tampil di ajang bergengsi SEA GAMES. Sebelum vakum, dia sempat meraih emas di SEA GAMES Kamboja 2023 sebagai debut pertamanya di ajang olahraga se-Asia Tenggara. Itu juga alasan terkuat dirinya kembali dipanggil pelatnas tahun ini.
Kini Mutiara sedang menikmati kemenangannya bersama keluarga di Tumpang. Sembari tetap rutin membagi waktu untuk berlatih sekaligus mengasuh anaknya. Untuk sementara, dia ingin fokus bersama keluarga sembari menanti panggilan untuk kejuaraan selanjutnya. (*/by)
Editor : A. Nugroho