MEDAN, RADAR MALANG – Dedikasi Mantri BRI menjangkau desa-desa terpencil menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Indonesia. Tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tenaga pemasar mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk itu juga mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu berkembang, naik kelas, serta semakin melek literasi keuangan.
Peran tersebut menjadi bagian dari strategi BRI dalam memperluas inklusi keuangan hingga pelosok negeri. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Mantri BRI hadir sebagai mitra bagi masyarakat untuk membuka akses permodalan sekaligus meningkatkan kapasitas usaha.
Mantri BRI Hadir Mendampingi UMKM hingga Pelosok Negeri
Salah satu kisah datang dari Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang bertugas di BRI Unit Simpang Barakas, BO Sibuhuan. Selama hampir tiga tahun menjalankan tugas, ia merasakan langsung bagaimana kehadiran BRI mampu membantu masyarakat memperoleh akses pembiayaan untuk mengembangkan usaha.
Penempatan pertamanya berada di wilayah dengan akses yang tidak mudah. Jalan yang belum sepenuhnya beraspal, medan berlumpur saat musim hujan, hingga keterbatasan sinyal komunikasi menjadi tantangan yang harus dihadapi setiap hari.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap hadir di tengah masyarakat.
"Menjadi Mantri BRI bukan sekadar profesi. Saya ingin menjadi jembatan perubahan bagi masyarakat. Saya ingin mereka melihat bahwa modal usaha yang mungkin terlihat kecil dapat mengubah kehidupan sebuah keluarga. Ketika usaha mereka berkembang, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya," ujar Rani.
Pendampingan Tak Hanya Soal Pembiayaan
Menurut Rani, membangun hubungan dengan nasabah tidak cukup hanya melalui layanan perbankan. Kedekatan dibangun dengan mendengarkan kebutuhan pelaku usaha, memahami kondisi bisnis mereka, serta hadir ketika dibutuhkan.
Pendekatan tersebut membuahkan hasil. Banyak pelaku UMKM yang semula memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) kini mampu meningkatkan skala usahanya hingga memperoleh pembiayaan komersial.
Pendampingan tersebut menunjukkan bahwa akses pembiayaan yang disertai pembinaan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain membantu pengembangan usaha, Rani juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai literasi keuangan dan pemanfaatan layanan digital BRI, seperti BRImo, QRIS, dan Agen BRILink.
Melalui edukasi tersebut, masyarakat didorong memanfaatkan layanan keuangan formal secara lebih aman, efisien, dan produktif sehingga usaha yang dijalankan semakin berkembang.
BRI Perkuat Inklusi Keuangan dan UMKM Naik Kelas
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, Mantri BRI merupakan ujung tombak perusahaan dalam menjalankan misi pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dari strategi BRI untuk memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat daya saing UMKM.
"Mantri BRI bukan hanya berperan sebagai penyalur pembiayaan, tetapi juga menjadi pendamping yang memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Mereka hadir untuk membangun kepercayaan, meningkatkan literasi keuangan, dan mendampingi pelaku UMKM agar mampu tumbuh, naik kelas, dan semakin berdaya saing," ujar Akhmad.
Ia menambahkan, kisah yang dijalani Rani mencerminkan semangat Insan BRI dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke pelosok negeri.
Menurut Akhmad, keberadaan Mantri BRI tidak hanya memperluas akses layanan keuangan, tetapi juga menjadi penggerak tumbuhnya usaha-usaha rakyat yang pada akhirnya berkontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional. Dengan pendampingan yang konsisten, BRI berharap semakin banyak UMKM mampu berkembang secara berkelanjutan dan menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.
Editor : Aditya Novrian