Menembus Ombak, Mantri BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Kepulauan Maluku Utara

Aditya Novrian • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:43 WIB
Menembus Ombak, Mantri BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Kepulauan Maluku Utara
Menembus Ombak, Mantri BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Kepulauan Maluku Utara

TERNATE, RADAR MALANG – Laut menjadi penghubung utama antarpulau di Maluku Utara. Namun, ketika ombak meninggi dan angin bertiup kencang, perjalanan antarpulau tidak selalu mudah. Kondisi geografis tersebut turut menjadi tantangan dalam menghadirkan akses layanan perbankan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Situasi itu menjadi bagian dari keseharian Wiranto Jumran, Mantri BRI Unit Bacan, Kantor Cabang Ternate. Ia membina ratusan debitur yang tersebar di 34 desa pada tujuh pulau. Mayoritas nasabahnya merupakan nelayan, petani, dan pedagang kecil.

Dalam menjalankan tugasnya, Wiranto juga melayani masyarakat melalui Teras BRI Kapal Bahtera Seva II. Layanan perbankan terapung tersebut menjangkau pulau-pulau kecil dan kawasan pesisir yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal.

“Saya ingin berkarier di BRI karena ingin terus belajar dan menambah pengalaman di dunia bisnis. Di sisi lain, tanggung jawab serta dukungan keluarga juga menjadi motivasi bagi saya untuk terus menjalankan tugas di BRI,” ujar Wiranto.

Menurutnya, salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika melihat antusiasme masyarakat menyambut kedatangan Teras BRI Kapal Bahtera Seva II. Kehadiran layanan tersebut membuat masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan perbankan.

“Saya bangga bisa menjadi bagian dari pelayanan tersebut,” tambahnya.

Menjangkau Desa dengan Kondisi Geografis Menantang

Hari-hari Wiranto diisi dengan kunjungan ke desa-desa binaannya. Selain melayani kebutuhan simpanan dan pinjaman, ia juga mengenalkan berbagai produk BRI kepada masyarakat.

Sebagian besar nasabah memanfaatkan pembiayaan untuk mengembangkan usaha. Mulai dari kebutuhan nelayan, petani, hingga pedagang kecil. Bagi Wiranto, perkembangan usaha para nasabah menjadi salah satu hal yang membuat pekerjaannya terasa berarti.

Namun, medan kepulauan membuat perjalanan tidak selalu berjalan mulus. Ketika Teras BRI Kapal Bahtera Seva II tidak dapat merapat karena ombak tinggi atau angin kencang, Wiranto bersama tim harus mencari cara lain agar layanan tetap menjangkau masyarakat.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan perahu karet. Setelah mencapai daratan, perjalanan belum selesai. Tim masih harus melewati jalur menanjak dan cukup terjal untuk mencapai desa tujuan.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri. Namun, bagi Wiranto, akses masyarakat terhadap layanan perbankan harus tetap diupayakan meski medan yang ditempuh tidak mudah.

Layanan Perbankan hingga Wilayah Kepulauan

Pengalaman menjalankan tugas di wilayah kepulauan membuat Wiranto melihat langsung tantangan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan formal.

“Bagi saya, tugas sebagai Mantri BRI adalah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Pengalaman melayani masyarakat di wilayah kepulauan mengajarkan saya untuk selalu memberikan layanan dengan setulus hati dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

Ia menyadari masih terdapat masyarakat di desa dan wilayah kepulauan yang harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan layanan perbankan. Karena itu, kehadiran layanan yang lebih dekat dinilai penting bagi masyarakat.

“Saya ingin terus menjalankan tugas ini sebaik mungkin agar kehadiran BRI benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” lanjut Wiranto.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, pengalaman Wiranto menjadi gambaran upaya BRI dalam memperluas akses layanan perbankan hingga wilayah yang memiliki tantangan geografis.

“Di balik setiap perjalanan yang ditempuh para pekerja BRI, terdapat semangat untuk memastikan masyarakat di berbagai wilayah memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses layanan keuangan,” ujar Dhanny.

Menurut dia, kehadiran BRI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan layanan perbankan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha.

“Bagi BRI, kehadiran di tengah masyarakat bukan sekadar menghadirkan layanan perbankan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkembang,” pungkasnya.

Editor : Aditya Novrian
BBRI BRI