Cerita Sukses Youtuber Asal Malang yang Spesialis Konten Tempat Angker

Andika Satria Perdana • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 10:27 WIB
Helmy Maulana menjelajah hutan malam-malam seorang diri
Helmy Maulana menjelajah hutan malam-malam seorang diri

 

 

Helmy Maulana memilih jalan tak biasa untuk mencari nafkah. Seorang diri menyusuri tempat angker, bangunan terbengkalai, hingga pulau terpencil. Di balik keberaniannya menembus suasana mencekam, ada perjuangan bapak yang sempat kehilangan pekerjaan akibat pandemi, hingga akhirnya menemukan jalan hidup lewat YouTube.

 

ANDIKA SATRIA PERDANA

TAMPILAN di bagian kiri atas channel HM Adventure menunjukkan angka 240 ribu subscriber. Angka itu dihasilkan Helmy selama kurang lebih tiga tahun. Tepatnya sejak 2023 lalu. Dalam kurun waktu tersebut, YouTuber 41 tahun itu menyuguhkan total 517 video. Tak hanya eksplorasi tempat di Malang. Juga berbagai kota di Jawa dan sebagian Sumatera.

Kesuksesan Helmy sebagai konten kreator berawal dari keputusasaan. Lazimnya kebanyakan orang, pandemi Covid-19 menghancurkan karir Helmy. Sebagai kontraktor, dia kehilangan banyak proyek. Sempat banting setir berwirausaha, namun tak membuahkan hasil.

Imbas pandemi, platform media sosial, termasuk kanal YouTube kian populer dan memiliki banyak pengguna. Peluang ini ditangkap oleh Helmy sebagai mata pencarian yang baru. Apalagi dia pencinta sejarah dan mengerti banyak mitos.

Wawasan itulah yang dijadikan modal membuat kanal HM Adventure. Mulanya Helmy memilih tema sejarah. Suguhan konten masa lalu itu juga dibumbui mitos, khususnya yang bernuansa mistis. Dia mengambil video di Gunung Kawi dan beberapa makan keramat di Bumi Arema.

”Kalau hanya menyuguhkan vide sejarah, pasti orang mudah bosan. Sebagai masyarakat Indonesia menyukai sesuatu yang mistis,” ujarnya.

Meski pengambilan video cenderung di tempat mistis dan keramat, dia melakukannya seorang diri. Tak butuh partner. Dia khawatir keberadaan partner justru akan merepotkan, sehingga menghilangkan nuansa keramat.

Prinsip itu masih dipegang hingga kini. Dari semula penelusuran dilakukan pagi atau siang hari, kini berganti malam dini hari. Meskipun sendirian di tempat sepi dan keramat, Hemly tidak pernah takut.

"Saya merasa Tuhan menjaga. Itu yang membuat berani," ucap ayah dua anak tersebut.

Dari ratusan kali pengambilan video di tempat angker, Helmy merasakan pengalaman seram di sejumlah tempat. Pertama, ketika syuting di Petilasan Tunggul Ametung. Lokasinya di sekitar Kebun Teh Wonosari, Kecamatan Lawang. Petilasan itu sebuah rumah gubuk sederhana berwarna cokelat dengan gapura hitam di depannya.

Setiba di halaman rumah tersebut, dia disambut pintu kuno dengan ukiran kayu. Biasanya disebut gebyok. Warnanya juga cokelat. Di balik pintu kuno tersebut terdapat makam yang disebut Petilasan Tunggul Ametung. Helmy masih hafal betul, proses pengambil video dilakukan menjelang magrib. Mulanya tidak ada tanda-tanda yang aneh.

Suasana menyeramkan muncul ketika hendak pulang. Ketika kakinya melangkah keluar dari arah pintu, tiba-tiba dia mendengar suara hentakan keras sampai pintu terbuka.

”Padahal saya ingat betul telah mengunci pintu itu, bahkan dikunci sampai tiga selop,” ujar Helmy mengenang peristiwa menakutkan itu.

”Ada selop bagian atas, tengah, dan bawah,” tambahnya.

Suasana menyeramkan itu tidak membuat Helmy takut. Setelah pintu terbuka, dia menutupnya kembali. Sadar telah mengalami sesuatu yang menyeramkan itu beberapa hari kemudian.

”Pas kejadian tidak sadar. Tapi saat mengedit video, saya baru sadar ternyata (pintu) terbuka sendiri," kata dia.

Peristiwa menyeramkan yang kedua dialami ketika mengambil video di Semarang, Jawa Tengah. Tepatnya di Kota Semarang. Kala itu dia syuting di Petilasan Jatiombo. Itu merupakan petilasan Sunan Gunung Jati. Sesuai dengan namanya, Jatiombo berada di daerah hutan jati kawasan Semarang.

Saat itu Helmy datang malam hari, sekitar pukul 22.00. Setelah memarkir kendaraannya, dia berjalan sekitar 300 meter menuju petilasan. Keanehan mulai muncul menjelang magrib. Sendirian di hutan tengah malam, tiba-tiba dia mendengar suara sinden bernyanyi. Suara itu seperti mengelilingi telinga Helmy. Terdengar dari posisi atas dan terjadi kurang lebih selama dua menit. Tak hanya di telinga, suara perempuan itu juga sempat terekam di video.

"Waktu itu tekad saya sedang bekerja, sehingga tidak berpikir yang aneh-aneh misalnya kuntilanak atau apa pun. Alhamdulillah tidak sampai berwujud," kenangnya.

Tekad mencari uang itulah yang menjadi modal Helmi melawan rasa takut, meski menyadari banyak kejanggalan. Baginya, satu-satunya yang membuat lari hanya binatang buas, bukan hantu.

Maklum, dia mempunyai pengalaman buruk terkait binatang buas.

"Saya pernah eksplorasi di hutan. Ada yang bergerak dan mendekat, ternyata ular. Hanya sekali itu saya lari," kata Helmy sembari tertawa.

Tak hanya tempat keramat atau horor, Helmy juga membagikan pengalamannya dalam menjelajahi gedung terbengkalai dan kota terpencil. Salah satunya yang pernah dilakukan di pulau pribadi milik mantan Presiden Soeharto. Lokasinya masuk Pulau Seribu.

Penelusuran ini termasuk sangat mahal. Sebab dia harus mendapatkan izin, yang biayanya tidak sedikit. Juga harus menyewa kapal menuju ke lokasi. Total tiga hari empat malam biaya yang dikeluarkan sampai Rp 6 juta.

"Meskipun tidak digunakan lagi, pulau itu masih ada yang menjaga. Penjaganya tinggal di pulau lain yang berpenghuni," tutur warga Kecamatan Pakisaji itu.

Di pulau tersebut, Helmy melihat bangunan utama dengan lantai berwarna putih. Kondisi cat kusam dan sebagian bewarna kecokelatan. Mungkin karena tidak terawat akibat ditinggal penghuninya. Atap ambrol hingga sebagian lantai dua sudah keropos, sehingga tidak bisa dilewati lagi.

Bangunan lain yang masih ditemukan misalnya gazebo berbentuk rumah joglo. Kemungkinan dulunya digunakan untuk pentas seni. Pulau pribadi itu juga dilengkapi mess karyawan dan kolam renang. Video tentang Pulau Soeharto itu menjadi paling banyak ditonton, dengan total 2,6 juta viewers, per Kamis (20/8).

"Ini membuktikan kekuasaannya sangat luar biasa. Hal yang seharusnya dilarang seperti memiliki pulau pribadi, tetapi bisa dilakukan," tutur Helmy. Selain pulau Soeharto, dia juga menemukan pulau lain yang dimiliki secara privat sampai saat ini. Pemiliknya merupakan salah satu sosok yang disebut sebagai sembilan naga. (*/dan)

Editor : Mahmudan
YouTuber Malang YouTuber mistis dan angker Konten mistis