Tiga Tahun Menulis Setiap Hari, Ivan Lanin Buktikan Arti Konsistensi

Kunti Kusumastuti • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 07:31 WIB
Swafoto Ivan Lanin, wikipediawan pencinta bahasa Indonesia. (Medium/@ivanlanin)
Swafoto Ivan Lanin, wikipediawan pencinta bahasa Indonesia. (Medium/@ivanlanin)

 
MALANG, RADAR MALANG –
Ivan Lanin–wikipediawan pencinta bahasa Indonesia–begitulah beliau menjenamakan dirinya, memiliki konsistensi yang patut diapresiasi.

Baca Juga: Mengenal Morning Pages, Kebiasaan Menulis yang Punya Banyak Manfaat dan Mudah Dilakukan

Ivan–yang kerap disapa Uda–merupakan seorang pakar internet yang memiliki perhatian lebih di bidang bahasa, terutama bahasa Indonesia. Melalui akun media sosialnya, ia kerap membagikan informasi seputar bahasa Indonesia.

Selain itu, ia juga salah satu penulis aktif di Medium. Aplikasi tersebut ia jadikan sebagai sarana untuk berlatih bercerita setiap hari.  “Menulis setiap hari bagi saya bukanlah paksaan, melainkan kebutuhan.”

Ivan Lanin mengaku bahwa ia telah menulis di Medium sejak Agustus 2014, tetapi baru kembali aktif pada 26 Desember 2022. Sejak saat itulah ia mulai menulis setiap hari tanpa henti. Jika dikurasi hingga hari ini, ia telah konsisten menulis selama 3 tahun, 8 bulan, dan 8 hari.

Baca Juga: Jurnaling Kebiasaan yang Menenangkan: Cara Mudah Agar Konsisten Menulis Setiap Hari

“Tujuan utama saya menulis adalah untuk berlatih bercerita sebagai manusia. Saya takut kehilangan kemampuan itu karena dimanja oleh akal imitasi (AI).” Menurutnya, tulisan yang dihasilkan manusia tetap unik dan memiliki ‘rasa’ tersendiri yang membedakannya dengan tulisan mesin.

Sebelumnya, sama sekali tidak tebersit di pikirannya untuk menulis selama bertahun-tahun. Setelah ia menulis tentang pengalaman dan kesehariannya, ia baru menyadari bahwa sudah lima hari ia menulis. Kemudian Ivan berpikir, “Bagaimana kalau digenapkan menjadi sepekan?” 

Mungkin itulah bentuk sederhana dari konsistensi. Kita tidak harus terpaku pada target yang besar, cukup mulai dengan yang lebih kecil, sampai aktivitas yang kita sukai dan jalani berubah dari ‘sehari’ menjadi ‘sepekan’, ‘sepekan’ menjadi ‘sebulan’, ‘sebulan’ menjadi ‘setahun’, dan ‘seterusnya’.

“Selesai tidak selesai, sempurna tidak sempurna, tulisan harus terbit sebelum hari berganti,” tulis Ivan Lanin dalam unggahannya.

Baca Juga: Mereka yang Konsisten Menulis Buku untuk Anak (1)

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Medium/@ivanlanin
Medium Ivan Lanin tulisan konsistensi Menulis