Wisata Susur Kali Brantas yang memanfaatkan bantaran Sungai Brantas ini dimulai dari Brawijaya Edupark (Kolam Renang Sena Putra) hingga Kampung Biru Arema. Lokasi tersebut akan dirombak besar-besaran karena banyak hal yang harus dipersiapkan dan diperbaiki oleh Pemkot Malang untuk memenuhi standar operasional.
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Eddy Jarwoko mengatakan, bagi yang baru pertama kali wisata susur sungai itu sangat menarik. “Bagi kita biasa karena banyak dari kita ini yang tumbuh besar memang dekat dengan sungai. Namun, bagi turis dari luar negeri bisa menjadi daya tarik tersendiri. Turis Timur Tengah, misalnya, karena dia tidak pernah melihat sungai seperti ini di sana," ujar Wakil Wali Kota Malang Sofyan Eddy Jarwoko di Kampung Putih Malang, Minggu (18/10).
Menurut Eddy, wisata baru ini akan menarik banyak turis, jika di sela-selanya ada taman bunga dan sebagainya. “Tetapi, tinggal butuh orang yang memang mau tandang gawe (mau bekerja). Ini hanya masalah waktu," ujar pria yang akrab disapa Bung Eddy itu.
Sementara itu, Ketua RW 06 Kampung Putih Ireng Sugiri mengatakan, ide ini merupakan rencana jangka panjang. "Gagasan sudah pernah disampaikan sebelumnya. Pelaksanaan dari rencana juga lihat dulu situasinya. Karena, kami ingin ada flying fox juga. Kan rencananya wisata susur kali ini akan dimulai dari Kampung Putih sini. Kami akan kerja sama dengan pihak Sena Putra agar bantaran sungainya bisa dilewati," jelas Ireng.
Karena akan dimulai dari Kampung Putih Malang, maka warga tengah bersiap. "Sebenarnya kalau ditanya kesiapan, ya warga siap-siap saja. Karena ekonomi masyarakat bisa nilai tambah dari destinasi wisata ini," ujar dia.
Pewarta : Errica Vannie Editor : Editor : Hendarmono Al S.