Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Coban Putri Minim Wisatawan, Pengelola “Nomboki” Biaya Operasional

Editor : Hendarmono Al S. • Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:30 WIB
Destinasi wisata alam di Kota Batu, Coban Putri, ini makin sepi pengunjung imbas dari pandemi ditambah datangnya musim hujan. (Wildan Agta Affirdausy/Radar Surabaya)
Destinasi wisata alam di Kota Batu, Coban Putri, ini makin sepi pengunjung imbas dari pandemi ditambah datangnya musim hujan. (Wildan Agta Affirdausy/Radar Surabaya)
KOTA BATU – Pandemi dan datangnya musim hujan berimbas pada jumlah pengunjung tempat wisata Coban Putri. Air terjun yang berada di Dusun Tlekung, Kecamatan Junrejo, ini kini sepi pelancong. Bahkan, pengelola destinasi wisata di Kota Batu ini terpaksa harus nomboki setiap hari untuk menutup biaya operasional.

“Penurunan sangat drastis dibandingkan waktu normal dulu. Pemasukan dengan alokasi perawatan pun jadi minim. Bahkan, karena tidak ada pemasukan setiap hari, saya harus mengeluarkan uang pribadi mulai dari Rp 700 ribu sampai 800 ribu untuk biaya perawatan coban,” kata Suwandi, pengelola coban putri, kemarin (21/10).

Suwandi mengungkapkan, turunnya jumlah wisatawan karena masa pandemi yang membuat wisatawan luar kota takut untuk berkunjung. Sebelum Covid-19 menyerang, di hari biasa wisata air terjun ini didatangi 50-60 orang pengunjung. Jumlah tersebut kini turun menjadi sekitar 30 wisatawan per harinya.

"Di akhir pekan, pelancong yang datang bisa dikatakan stabil. Kurang lebih dua ratusan orang menyambangi tempat wisata ini," kata dia.

Alasan lain yang menyebabkan Coban Putri sepi ialah musim hujan yang kini sedang melanda. “Orang-orang kan otomatis jadi malas untuk keluar rumah. Kita saja saat wisata kalau kondisinya hujan pasti juga tidak nyaman,” ucapnya.

Sementara itu, akses masuk Coban Putri yang dulunya jadi penghalang wisatawan untuk berkunjung lantaran jalan yang masih berbatuan dan licin, sekarang sudah diperbaiki menggunakan paving demi kenyamanan pengunjung.

Selain ada air terjun, tempat ini juga menyediakan wahana-wahana seru lainnya. Seperti camping area, flying fox, dan panjat tebing. “Untuk camping buka setiap hari. Sedangkan wahana lain hanya dibuka weekend saja,” ungkap penjaga loket coban putri, Oki Pangestu.

Rencananya, ke depan pihak pengelola akan mulai menambahkan wahana sebagai penambah daya tarik wisatawan. Jalur offroad, edukasi peternakan sapi, dan pengadaan pasar tempo dulu merupakan bagian dari rencana tersebut. “Semoga pandemi cepat berlalu. Kita akan tetap memunculkan inovasi baru demi tetap eksisnya Coban Putri,” tutup Suwandi.

Pewarta: Wildan Agta Affirdausy
Editor : Editor : Hendarmono Al S.
#Kota Batu #Kecamatan Junrejo #Dusun Tlekung #coban putri #Wisata #RMOC