Petugas dan penjaga Coban Siuk Supeno menuturkan, jumlah pengunjung di Coban Siuk mengalami penurunan signifikan. "Selama PPKM sehari rata-rata hanya 15 pengunjung," kata Supeno. Sebelumnya, wisatawan yang datang ke destinasi wisata alam tersebut bisa mencapai 40 orang per hari. Mayoritas pengunjungnya adalah kalangan mahasiswa dan pengunjung dari luar kota.
Meski jaraknya cukup jauh dari jalan utama, lokasi Coban Siuk cukup mudah dijangkau karena dapat diakses dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jaraknya sekitar 13 kilometer dari jalan utama. Karena belum banyak pengunjung yang datang, keasrian dan keindahan alam di coban yang memiliki ketinggian 90 meter itu masih sangat terjaga.
Untuk menunjang kebutuhan pengunjung, pihak pengelola pun telah menyiapkan beberapa fasilitas. Seperti gazebo, toilet, hingga warung. “Lumayan sering kesini karena masih asri dan udaranya segar,” tutur Ali Muzaidih, salah satu pengunjung asal Desa Jabung.
Hal senada juga disampaikan pengunjung lainnya Salsabila Mumtadza. Mahasiswi Psikologi Universitas Brawijaya (UB) itu mengaku baru pertama kalinya berkunjung ke Coban Siuk. “Lagi survei desa disekitaran sini untuk organisasi, eh ketemu coban yang bagus dan jalannya dekat,” katanya.
Pewarta : Ferdinand Dicky Editor : Farik Fajarwati