Itulah yang disampaikan oleh Wakil ketua 1 DPRD Kabupaten Malang H M. Kholiq. ”Dalam tatanan normal baru untuk hidup berdamai dengan pandemi Covid-19, sektor yang dapat dengan cepat pulih adalah pariwisata,” ujar Kholiq, Rabu (20/10)
Dia mencontohkan kondisi di wisata Sumber Maron. Objek wisata yang berada di Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang itu menjadi tumpuan banyak orang. Setidaknya ada 240 warga yang menggantungkan hidupnya dari Sumber Maron.
Rinciannya, 150 pedagang, 65 tukang ojek, dan 25 tukang parkir. Jika wisata air Sumber Maron beroperasi, maka perekonomian sekitar 240 warga juga akan pulih.
Untuk itu, dia meminta stakeholder di tingkat RT - RW, dan desa bisa bersama-sama memaksimalkan potensi di wilayahnya. “Di sektor pariwisata ini semuanya harus terlibat, mulai membangun dan pengelolaannya. Ini wujud pemberdayaan masyarakat," imbuhnya.
Pria yang juga menjabat Ketua DPC PKB Kabupaten Malang itu siap membuka kesempatan lebar-lebarnya bagi desa yang ingin berkonsultasi terkait pengembangan potensi desanya. Dengan begitu, eksekutif dan legislatif di Bumi Kanjuruhan bisa memberikan bantuan dan pendampingan agar desa dapat mandiri.(fik/dan/rmc)
Editor : Farik Fajarwati