Di Kabupaten Malang, Jawa Timur, kekayaan budaya dan sejarahnya menjadi jendela yang memperlihatkan keagungan masa lalu.
Masyarakat dan para pengunjung diajak kembali ke era zaman dulu lewat bangunan-bangunan yang menjadi saksi bisu sejarah.
Berikut 4 tempat wisata sejarah di Malang yang sebagian besar gratis alias tidak perlu bayar tiket masuk :
Museum Singhasari
Museum Singhasari adalah sebuah museum yang terletak di dalam Perumahan Singhasari Residence, Krajan, Desa Klampok, Malang.
Museum ini berisi koleksi buku-buku arsitektur kuno yang membahas tentang pembangunan Candi Singosari.
Buku-buku kuno tersebut juga berisi tentang gaya arsitektur dari kerajaan-kerajaan yang pernah ada di Jawa Timur pada masa kuno.
Di Museum Singhasari juga terdapat benda-benda temuan (keris, arca, dan fragmen asli) pada era kerajaan tumapel bahkan sebelumnya.
Untuk masuk kedalam museum ini , tidak dikenakan biaya alias gratis dan dapat dikunjungi mulai pukul 09.00 – 15.00 WIB setiap hari.
Candi Jago
Candi Jago, sebuah keajaiban arsitektur di Kabupaten Malang, menarik perhatian para wisatawan dan peneliti sejarah dengan keindahan dan kekayaan kisahnya.
Tersembunyi di tengah hamparan kebun dan perbukitan, candi ini merupakan salah satu peninggalan bersejarah yang membanggakan, menceritakan kejayaan Kerajaan Kanjuruhan pada abad ke-13 Masehi.
Dengan detil ukiran yang memesona dan struktur batu yang kokoh, Candi Jago menjadi bukti nyata kemegahan seni dan keagungan budaya masa lampau.
Para pengunjung dapat masuk setiap hari pukul 07.30 - 16.00 dengan biaya masuk Rp.0
Candi Kidal
Candi Kidal dianggap sebagai salah satu kompleks pemujaan agama Hindu tertua di Jawa Timur, karena sebelumnya, para raja hanya meninggalkan situs petirtaan atau pemandian.
Untuk masuk ke area Candi Kidal dapat datang pada pukul 08.00 – 17.00 serta tidak dipungut biaya, dan hanya perlu mengisi buku tamu.
Museum Panji
Museum ini mengusung konsep sebagai wisata edukasi, budaya, dan rekreasi.
Di sini terdapat koleksi askah sastra, topeng-topeng, hingga berbagai jenis wayang.
Ada juga diorama Perang Ganter di kerajaan Kediri pada 1222 M silam.
Agar bisa menikmati berbagai koleksi yang dipamerkan di Museum, Anda perlu membayar sebesar Rp 25.000 untuk tiket dewasa. (tentatif, harga bisa berubah sewaktu-waktu)
Sementara tiket anak-anak dijual dengan harga Rp 20.000.
Untuk jadwal kunjungan, dimulai pukul 09.00 – 17.00.(ina/fin)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana