MALANG – Ramadan bukan jadi halangan untuk melakukan berbagai aktivitas. Salah satunya wisata. Anda masih bisa berwisata ketika puasa dan bahkan bisa menambah amal ibadah.
Berikut empat destinasi wisata religi di Malang Raya yang bisa dikunjungi saat Ramadan.
- Masjid Tiban Turen
Masjid Tiban Turen menjadi destinasi wisata religi yang populer di kalangan wisatawan baik dalam kota maupun luar kota.
Masjid ini terletak di Jalan KH Wahid Hasyim Gang Anggur Nomor17 Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
Masjid ini memiliki ukuran yang sangat luas dan megah. Memiliki 10 lantai, masjid ini kokoh tinggi menjulang dengan dominan desain arsitektur berwarna biru putih.
Di dalamnya tidak hanya masjid untuk salat, di sini Anda dapat berbelanja oleh-oleh di pusat perbelanjaan yang berada di salah satu lantainya. Selain itu, di masjid ini ada Pondok Pesantren Salafiyah yang berada di dalamnya.
- Masjid Agung Jami Malang
Masjid satu ini bisa dibilang sebagai salah satu ikon Kota Malang.
Masjid ini terletak persis berhadapan dengan alun-alun Kota Malang.
Masjid ini menjadi jujukan wisatawan dalam kota dan luar kota untuk melaksanakan ibadah terutama pada saat bulan Ramadan.
Desain arsitektur Jawa dan Arab menghiasi tampilan dalam dari masjid Agung Jami yang menjadi simbol toleransi dari adanya akulturasi budaya di Malang.
- Masjid Salman Al Farisi
Masjid Salman Al Farisi memiliki bangunan dan warna yang mirip dengan Taj Mahal yang ada di India.
Masjid berwarna putih ini berdiri megah di atas tanah seluas 1,8 hektare yang berada di Karang Ampel, Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Masjid ini menjadi jujukan wisatawan untuk beribadah, wisata religi, sekaligus berfoto dengan latar belakang masjid Salman Al Farisi.
- Makam Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bilfaqih
Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bilfaqih adalah anak dari Habib Abdul Qodir bin Ahmad Bilfaqih pendiri Pondok Pesantren Darul Hadits Al-Faqihiyyah yang berada di dekat alun-alun Kota Malang.
Makam Habib Abdullah berada di TPU Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Tiap tahun, saat Haulnya, makam ini dikunjungi puluhan ribu peziarah dari seluruh Indonesia. (Muhammad Yusuf N)
Editor : Aditya Novrian