Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sejarah Paserean Gunung Kawi yang Dijadikan Tempat Pesugihan

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Rabu, 3 April 2024 | 02:45 WIB

Photo
Photo

KABUPATEN MALANG - Desa Wisata Pesarean Gunung Kawi terletak di Desa Wonosari Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Desa Wisata Pesarean Gunung Kawi menawarkan objek wisata ritual dan budaya berziarah ke makam Eyang Jugo dan Raden Mas Iman Soedjono.

Dulu namanya adalah Ngajum, kemudian berubah jadi Wonosari karena berada dekat objek wisata spiritual.

Berada di sebelah barat Kabupaten Malang, berbatasan langsung dengan perbatasan Kabupaten Blitar.

Wisata Paserean dibuka selama tiga kali.

Yakni pagi mulai pukul 07.30 sampai 11.00 WIB, siang pukul 13.30 sampai 16.00 WIB, dan malam mulai pukul 19.30 sampai 22.00 WIB.

Di Pasarean itu terdapat makam Kanjeng Kyai Zakaria II (wafat 22 Januari 1871) dan Raden Mas Imam Soedjono (wafat 8 Februari 1876).

Mereka adalah para tokoh bangsawan yang ikut menentang penjajah di bawah kepemimpinan Pangeran Diponegoro.

Perjuangannya antara tahun 1825-1830.

Baca Juga: Di Balik Keberadaan Wisata Religi Keraton Gunung Kawi

Mbah Djoego ini buyut dari Susuhanan Pakubuwono I (yang memerintah Kraton Kertosuro 1705-1717).

Adapun RM Imam Soedjono buyut dari Sultan Hamengku Buwono I (memerintah Kraton Jogjakarta pada 1755-1892).

Pesarean itu dikenal sebagai hari pemakaman Eyang Jugo.

Selain itu, setiap 12 Suro diperingati wafatnya Eyang Sujo.

Adapun ritual di Gunung Kawi disebut-sebut dilakukan dengan cara sederhana.

Para peziarah diwajibkan untuk melakukan tapabrata selama tiga hari di bawah pohon keramat, yaitu pohon dewandaru.

Sebelum melakukan kegiatan itu, mereka diwajibkan mandi suci yang dipimpin oleh juru kunci di sana. ( saridn / fin )

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#pesugihan #wisata malang #gunung kawi