Pengunjung dapat menikmati keindahan peninggalan masa Majapahit.
Dengan udara segar pegunungan dan hijaunya pohon-pohon di sekitarnya membuat pengunjung merasa tenang dan damai.
Baca Juga: Berikut Rute Perjalanan Dan Estimasi Waktu Pendakian Gunung Arjuno Via Purwosari
Candi Singosari
Candi Singosari atau Candi Singasari adalah candi Hindu-Buddha bersejarah dari Kerajaan Singasari.
Candi ini dibangun untuk menghormati kebesaran raja Kertanegara yang gugur pada saat pemberontakan oleh Jayakatwang.
Yang berlokasi di Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Tempat ini merupakan situs pemujaan bagi raja Singhasari terakhir, Kertanegara, yang wafat pada tahun 1292 M.
Candi ini terletak di lembah di antara Pegunungan Tengger dan Gunung Arjuno, dengan ketinggian 512 meter di atas permukaan laut.
Candi Singasari dapat dikunjungi setiap hari mulai jam 07.00 - 16.00 WIB.
HTM menuju candi ini tidak dipungut biaya atau gratis.
Uniknya, candi ini memiliki patung penjaga di setiap sisinya.
Patung penjaga ini diakui sebagai yang terbesar di dunia.
Dengan tinggi mencapai 4 meter dan dikenal dengan nama arca Dwarapala.
Kendedes Park
Kendedes Park tidak terlalu luas.
Terdapat Patung Kendedes, permaisuri Ken Arok, Raja pertama kerajaan Singosari.
Disekitar patung dihiasi dengan bermacam jenis bunga dan rerumputan.
Tersedia juga track berpaving untuk jogging.
Sayangnya, taman ini tidak tersedia lahan parkir yang memadai.
Sehingga Taman Kendedes hanya bisa dikunjungi oleh pengendara motor, pejalan kaki ataupun sepeda.
Pemandian Kendedes Singosari
Berjarak 1 kilometer dari Candi Singosari.
Kolam ini diyakini sebagai tempat pemandian Ken Dedes.
Juga merupakan tempat Ken Arok bertemu dengan Ken Dedes yang sedang mandi.
Pemandian Kendedes dikelola oleh Primer Koperasi TNI Angkatan Udara, Abdulrahman Saleh.
Pemandian seluas 1,5 hektar ini dikenal dengan patung Kendedes yang besar.
Buka setiap hari dari jam 08.00-17.00 WIB dengan HTM Rp 13.000.
Terdapat kolam untuk orang dewasa dan kolam anak-anak dilengkapi dengan perosotan.
Fasilitas yang disediakan juga lengkap mulai dari kolam terapi ikan, kamar mandi, musala, kamar bilas/ruang ganti, warung, persewaan ban hingga penitipan barang. (claudia laura / fin)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana