KABUPATEN MALANG - Tak seperti namanya, Malang sepertinya bernasib baik karena dipenuhi dengan objek wisata yang menarik.
Banyak pengunjung, tak hanya dalam kota tetapi juga luar kota, bahkan dari luar provinsi.
Kekayaan wisata itu juga lestari karena inovasi dan kreasi warganya, seperti objek wisata yang satu ini.
Umbulan Tanaka Waterfall hadir atas inisiasi pemuda sekitar yang menyulap irigasi menjadi wisata ciamik.
Yuk intip bagaimana peran Kelompok Masyarakat Pesona Tanaka yang bernaung di bawah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Citra Karya dalam memajukan objek wisata ini dan apa saja inovasi daya tarik yang menakjubkan di Wisata Umbulan Tanaka!
Cerita Jepang dan Wisata Umbulan Tanaka
Kalau kamu berkunjung ke sini, kamu akan disuguhi pemandangan sungai yang cantik bernuansa Jepang.
Kamu akan menemukan replika bunga sakura yang cantik, cocok untuk berswafoto.
Di sisi-sisi sungai kita juga akan menemui jembatan dan bangunan khas ala Jepang lengkap dengan tulisan Kanji.
Ada kolam ikan layaknya seperti sungai-sungai di Jepang.
Di sini juga ada jembatan melengkung persis jembatan yang sering ada di Jepang.
Di kedua ujungnya juga dipasangkan Torii atau pintu gerbang kuil Shinto sehingga menambah kesan suasana Jepang.
Nah, nuansa Jepang ini ternyata ada hubungannya dengan sejarah daerah di sekitar wisata ini, loh.
Diceritakan bahwa dahulu kala, nenek moyang warga Dusun Arjomulyo berasal dari Kecamatan Singosari yang bermigrasi ke Dusun Arjomulyo tempat wisata ini dibangun.
Kala itu, Dusun Arjomulyo tengah diduduki oleh pemerintah kolonial Jepang.
Jadilah, nama Umbulan Tanaka diambil dari nama Tuan Tanaka, pemimpin migrasi yang berasal dari Jepang tahun 1942 silam.
Daya Tarik Wahana Wisata Umbulan Tanaka
Daya tarik pertama wisata yang satu ini adalah kehadiran kolam renang sepanjang 400 m.
Dengan kondisi air yang segar dan bening, ini seperti sungai alami.
Kolam renang ini dapat menjadi wahana yang seru untuk dinikmati bersama keluarga.
Anak-anak akan betah di sini karena ada perosotan juga.
Bonusnya, kolam renang ini berasal dari air sungai irigasi yang alami tanpa campuran obat atau pemutih air lainnya, jadi kamu tidak akan perlu khawatir deh akan keamanannya.
Salah satu inovasi dari para pemuda dan pengelola Kelompok Masyarakat Pesona Tanaka yang bernaung di bawah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Citra Karya adalah air terjun buatannya.
Baca Juga: Air Terjun Tersembunyi di Tengah Hutan? Intip Beberapa Coban di Poncokusumo Kabupaten Malang!
Air terjun ini sebenarnya hanyalah saluran irigasi yang disulap sedemikian rupa menyerupai air terjun, di bawahnya terdapat bebatuan persis air terjun pada umumnya.
Namun kamu tak perlu khawatir, aliran airnya pelan dan tidak terlalu deras sehingga aman untuk anak-anak.
Walalu, batu kerikil yang ada di bawahnya juga perlu diperhatikan ketika berdiam di area air terjun.
Daya tarik wisata yang satu ini tak banyak ditemui di objek wisata lainnya.
Kalau kamu berkunjung ke Wisata Umbulan Tanaka ini, kamu bisa menikmati santapan makanan lezat di atas sungai.
Di sini ada beberapa kursi dan meja yang diletakkan di atas sungai.
Jadi, ketika kamu melahap makananmu, kamu juga akan merasakan sejuknya air sungai yang menyentuh kakimu.
Tak hanya itu, pemandangan Gunung Kawi dan dataran sawah juga akan semakin menambah sensasi bersantai di sini.
Di sini, ada banyak foodcourt yang tersedia dengan sajian makanannya yang beragam.
Ingin makan berat? Ada.
Ingin bersantai sambil menikmati minuman dingin? Ada juga.
Baca Juga: HTM Mulai 5 Ribu, Ini Rekomendasi Air Terjun di Tumpang Kabupaten Malang yang Instagrammable
Beragam jenis makanan dan minuman khas Malang ada di sini.
Ada sempol, tempura, jagung bakar, nasi tiwul, es degan, wedang jahe, dan masih banyak lagi. Harganya pun relatif ramah di kantong.
Selain di cafe atas sungai, kamu juga bisa menyantap kuliner di gazebo sekitar sungai.
Jam Operasional dan Biaya Wisata Umbulan Tanaka
Bagi kamu yang berencana berkunjung ke sini, objek wisata Umbulan Tanaka ini buka setiap hari.
Jam operasionalnya buka pada pukul 07.00 – 17.00 WIB.
Nah, jika berkunjung ke sini, kamu akan dikenakan dua biaya saja, yakni Rp5.000 untuk tiket masuk per orang, Rp5.000 untuk parkir mobil dan Rp2.000 untuk parkir motor.
Sangat murah meriah bukan untuk wisata baru yang menghadirkan banyak daya tarik wisata ini?
Perjalanan Menuju Wisata Umbulan Tanaka
Wisata ini berjarak sekitar 36 km dari pusat kota Malang, tepatnya di Dusun Arjomulyo, Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.
Untuk berkunjung ke sini, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti motor, mobil, atau bus jika datang bersama keluarga besar.
Namun, akses wisata ini cukup sulit jika kamu hendak berkunjung menggunakan transportasi umum.
Letaknya yang berada di kaki Gunung Kawi membuat perjalanan menuju Wisata Umbulan Tanaka akan sangat berwarna dan menyejukan.
Hamparan sawah dan pepohonan akan menemani perjalananmu.
Baca Juga: Coban Hidden Gem di Pujon Malang, Benarkah Ada yang Gratis? Yuk Cek Lokasinya!
Tips Berkunjung ke Wisata Umbulan Tanaka
Ketika kamu hendak berkunjung ke sini, satu hal yang penting untuk diingat adalah memastikan bahwa kamu mengetahui jalan menuju Wisata Umbulan Tanaka.
Disarankan bagi kamu untuk berkunjung bersama orang yang mengetahui jalan memasuki wisata tersebut alih-alih hanya bermodal google maps saja.
Sebab, sudah banyak pengunjung yang tersasar ketika mengikuti arahan dari google maps.
Opsi yang bisa kamu lakukan juga adalah dengan bertanya pada penduduk setempat.
Nah, selain itu, ada beberapa tips lainnya supaya kamu bisa berkunjung ke wisata yang satu ini dengan nyaman.
Diantaranya adalah, menyiapkan pakaian ganti untuk berenang, memakai alas kaki yang nyaman agar bisa berjalan menyusuri sungai, selalu berhati-hati dan mengawasi anak-anak, serta menyiapkan stamina karena jarak parkir dengan tempat wisata cukup jauh.
(Farralila Th/Fin)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana