RADAR MALANG - Dampit merupakan salah satu kecamatan yang berada di kabupaten Malang. Dampit memiliki topografi dataran tinggi, dengan ketinggian 300 meter di atas permukaan laut. Kesuburan tanah area Dampit sangat cocok digunakan untuk menanam komoditas kopi.
Dampit merupakan salah satu daerah penghasil kopi di Indonesia, Robusta Dampit menjadi kopi yang sangat terkenal di kawasan eropa. Sebagian besar hasil Robusta Dampit diekspor ke luar negeri.
Kopi Dampit memiliki cita rasa caramel dan milk chocolate. Saat disangrai akan muncul wangi kopi manis dengan sedikit aroma earthy, sensasi rasa yang autentik menjadikan Kopi Dampit populer di kancah internasional maupun dalam negeri.
Kenikmatan Kopi Dampit tidak boleh dilewatkan oleh pemburu kuliner Malang, Berikut Rekomendasi Kedai Kopi Dampit.
1. Cangkir Dampit
Bila sedang mencari tempat dengan berbagai jenis menu kopi. Cangkir Dampit Coffee menyediakan banyak pilihan mulai dari signature coffee, espresso based, latte, robusta tubruk, bahkan minuman non coffee.
Alamat: Jalan Ngurawan, Dampit, Kabupaten Malang.
Jam Operasional: 09.00 - 23.00 WIB
Harga: Rp.10.000 - Rp.15.000/menu.
2. Dampit Break
Kepopuleran Dampit Break telah terbukti dengan review dari artis maupun selebgram ternama Indonesia, kopi tubruk hingga es kopi susu merupakan menu yang dapat dicicipi. Dampit Break juga dapat dinikmati di rumah, dengan membeli biji kopi khas Dampit Break.
Alamat: Jalan Pajang, Dampit Wetan, Dampit, Kabupaten Malang.
Jam Operasional: 08.00 - 21.30 WIB
3. Kedai Jadul
Konsep Jadul bersama sunset Dampit akan dirasakan pembeli saat berkunjung ke Kedai Jadul, menyediakan aneka menu minuman hingga makanan dengan kelezatan khas daerah Dampit. Kedai Jadul menjadi warung makan dengan konsep unik yang wajib dikunjungi.
Alamat: Jalan Jenggolo No.06, Dampit Wetan, pasar lawas, Kabupaten Malang.
Jam Operasional: 10.00 - 17.00 WIB
Baca Juga: Berlibur di Akhir Pekan, Tiga Rekomendasi Restoran Keluarga di Balekambang Kabupaten Malang
Kecamatan Dampit menghadirkan pengalaman kuliner kopi yang tidak akan ditemukan di kabupaten lain. Bukan hanya sekadar ngopi tapi juga saling bercerita tentang hari-hari yang telah dilewati bersama keluarga. (Latifah Khoirun Nisa)
Editor : Aditya Novrian