TUMPANG – Candi jago banyak digemari wisatawan, terutama turis asing. Sepanjang Juli saja tercatat 567 wisatawan. 267 di antaranya wisatawan asing. Yakni dari Jerman, Tiongkok, Prancis, dan Australia.
Jumlah wisatawan asing yang mengunjungi candi di Dusun Jago, Tumpang tersebut mendekati wisatawan lokal, yakni 300 orang. ”Bulan Juni, Juli, Agustus sampai September nanti kebanyakan turis,” ujar Juru Pelihara Candi Jago Imam Pinarko kemarin.
Dia meyakini jumlah wisatawan asing akan terus bertambah. Setidaknya hingga bulan depan. Berdasar catatan dia, jumlah kunjungan wisatawan candi jago tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. ”Tahun sebelumnya, kunjungan turis di bawah 100 orang per bulannya,” kata dia.
Pengamatan Jawa Pos Radar Kanjuruhan, wisatawan asing yang mengunjungi candi jago tidak sekadar menikmati keindahan bangunan. Tapi mereka juga tertarik belajar sejarahnya melalui relief di candi. ”Mereka selalu kagum dengan candi,” kata dia.
”Mereka mungkin sudah melihat di buku, terus ingin membuktikan dengan berkunjung ke sini (Candi Jago),” tambahnya.
Dia mengatakan, kebanyakan bule yang berkunjung juga satu paket dengan candi lainnya. Misalnya dari candi jago kemudian menuju Candi Kidal dan Candi Singosari.
Sedangkan untuk kunjungan wisatawan lokal, dia mengatakan, masih didominasi kalangan pelajar. Biasanya mereka melaksanakan tugas dari sekolah. Misalnya membaca relief yang terukir di candi. (iza/dan)
Editor : Mahmudan