KABUPATEN MALANG - Lonjakan wisatawan diperkirakan akan terjadi pada Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memprediksi, lonjakan wisatawan bisa mencapai 23 kali lipat dibanding hari libur biasanya.
Karena itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dis parbud) Kabupaten Malang meminta masing-masing pengelola wisata membuat pengunjung terkesan.
Salah satunya melalui gelaran event spesial nataru.
Kepala Disparbud Kabupaten Malang Purwoto menyampaikan, beberapa tempat wisata dan hotel sudah disarankan mengadakan event nataru.
Misalnya kembang api di malam pergantian tahun.
“Tapi kami tidak bisa memaksa, karena penyelenggaranya ya mereka. Namun kalau perangkat daerah (PD) yang menyelenggarakan, kami sarankan di tempat wisata,” ujar Purwoto kemarin.
Sebab dengan dilaksanakan di tempat wisata, selain tujuan event tersampaikan, dapat meningkatkan eksis tensi tempat tersebut.
“Seperti festival kuliner nusan tara yang akan kami gelar di Desa Wisata Toyomarto, Kecamatan Singosari. Tepatnya di Kolam Renang Pentungan Sari,” imbuh pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.
Sementara berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, beberapa tempat wisata sudah mengadakan event atau menyediakan wahana baru saat nataru.
Di antara nya Hawai Waterpark, Kebun Teh Wonosari, hingga Lembah Indah Malang di Ngajum.
Selain itu, tempat wisata juga menambah fasilitas dasar sebagai antisipasi lonjakan pengunjung.
Sebagai contoh fasilitas toilet.
Dia memperkirakan, saat nataru nanti, tempat wisata yang biasanya hanya dikun jungi sekitar 100200 orang, bisa meningkat drastis menjadi 1.0002.000 orang.
Fasilitas kuliner juga perlu disiapkan.
Utamanya bagi tempat wisata yang jauh dari keramaian.
Bahkan jika memungkinkan, dia mengatakan, di sekitar tempat wisata tersebut juga disedia kan homestay untuk menampung para wisatawan yang ingin menginap.
“Untuk Surat Edaran (SE) resmi sedang kami susun dan akan segera kami sampaikan ke pelaku wisata,” kata dia.
Purwoto menjelaskan, setiap tempat wisata memiliki pasarnya masing-masing.
Namun tempat wisata dengan harga tiket masuk terjangkau yang diprediksi mengalami lonjakan signifikan.
Seperti kawasan pantai, Pemandian Sumber Maron di Pagelaran, dan Pemandian Wendit di Pakis. (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana