MALANG — Pantai-pantai di pesisir selatan Pulau Jawa dikenal tidak hanya karena keindahan alamnya.
Tetapi juga karena cerita-cerita mistis yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Salah satu mitos paling terkenal adalah larangan memakai baju berwarna hijau saat berkunjung ke pantai selatan.
Apa sebenarnya alasan di balik mitos ini, dan apa saja mitos lain yang sering dikaitkan dengan pantai selatan?
Larangan Memakai Baju Hijau
Mitos ini berkaitan erat dengan legenda Nyi Roro Kidul, penguasa pantai selatan.
Warna hijau dianggap sebagai warna kesukaannya.
Dipercaya bahwa siapa pun yang memakai baju hijau di pantai selatan berisiko terseret ke laut sebagai persembahan.
Meskipun tidak ada bukti ilmiah, larangan ini nyatanya tetap dihormati oleh banyak wisatawan dan warga lokal.
Pantangan Mengucapkan Kata-Kata Kasar
Saat berada di pantai selatan, wisatawan juga dilarang keras berkata kasar atau tidak sopan.
Banyak orang percaya bahwa perkataan yang tidak pantas dapat memancing kemarahan makhluk gaib yang mendiami wilayah tersebut.
Sehingga berujung pada kejadian yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Ternyata Ini Kesalahan Utama Wisatawan yang Ingin Pergi ke Pantai Tiga Warna Malang
Jangan Melanggar Zona Bahaya
Selain larangan mistis, pantai selatan juga dikenal memiliki ombak besar dan arus bawah laut yang kuat.
Sebagian warga lokal mengaitkan fenomena alam ini dengan kekuatan supranatural.
Warga memperingatkan wisatawan untuk tidak melewati zona aman yang telah ditentukan.
Mengunjungi Pantai di Hari-Hari Tertentu
Beberapa masyarakat lokal percaya bahwa hari-hari tertentu, seperti malam Jumat Kliwon, adalah waktu yang tidak baik untuk berkunjung ke pantai selatan.
Pada hari-hari ini, diyakini bahwa aktivitas makhluk gaib sedang meningkat.
Menjaga Sikap dan Etika di Pantai Selatan
Meskipun tidak semua orang mempercayai mitos-mitos tersebut, menghormati tradisi dan kepercayaan lokal adalah bentuk penghargaan terhadap budaya setempat.
Selain itu, mematuhi aturan keselamatan juga penting untuk menghindari risiko kecelakaan saat berwisata.
Antara Mitos dan Fakta
Apakah mitos-mitos ini sepenuhnya benar?
Sebagian besar hanya merupakan kepercayaan turun-temurun yang tidak dapat dibuktikan secara ilmiah.
Namun, larangan-larangan ini telah menjadi bagian dari kearifan lokal yang memperingatkan wisatawan.
Terlepas benar atau tidak, kamu yang berwisata ke pantai selatan wajib berhati-hati dan selalu menjaga keselamatan.(fin)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana