RADAR MALANG - Terang bulan kue manis legendaris yang sudah akrab di lidah masyarakat Indonesia.
Bagi banyak mahasiswa, jajanan ini menjadi pilihan tepat saat rasa lapar datang menghampiri di malam hari.
Namun, sering kali mereka terhalang oleh dua hal, yakni porsi yang terlalu banyak dan harga yang tidak ramah di kantong.
Berikut adalah rekomendasi terang bulan andalan mahasiswa di Kota Malang.
Terang Bulan Legend
Terang Bulan Legend, tersembunyi di gang sempit di Jalan Watugong.
Keunikan tempat ini terletak pada variasi topping yang melimpah dan pilihan ukuran yang fleksibel.
Bagi mahasiswa atau anak kos, keberadaan ukuran mini menjadi solusi cerdas.
Mereka tidak perlu khawatir membeli porsi besar yang berpotensi tersisa, namun tetap dapat menikmati kelezatan martabak sesuai selera.
Lokasi lengkap kedainya ada di Jalan Watu Gong Gang Buntu Nomor 17F, Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.
Baca Juga: Brand Lokal Asal Malang, Dari Fashion hingga Camilan Sehat
Terang Bulan Imut A.A
Tepat di depan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Terang Bulan Imut A.A menawarkan terang bulan dengan ukuran mahasiswa.
Harga terang bulan di sini sangat terjangkau, yakni berkisar antar Rp3.000 hingga Rp5.000.
Tempat ini seolah memahami betul kebutuhan mahasiswa.
Keramahan pemilik, seorang bapak yang selalu siap melayani, membuat para mahasiswa tetap rajin datang meskipun kadang antre panjang.
Terang Bulan Imut A.A berlokasi di Jalan Sigura-Gura, Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.
Terang Bulan MalangNgalam
Terang Bulan MalangNgalam punya konsep bahwa semua orang bisa menikmati terang bulan sultan.
Mereka mengutamakan cita rasa. Terang Bulan MalangNgalam memiliki kesempurnaan tekstur yang empuk, bahkan mampu bertahan hingga keesokan harinya.
Oleh karena itu, tidak heran bahwa terang bulan polos tanpa topping menjadi salah satu menu favorit di sini.
Ketahanan teksturnya membuat terang bulan oleh Malang Ngalam bisa disimpan untuk keesokan harinya.
Lokasi Kedai Terang Bulan MalangNgalam ada di Jalam Mayjen M. Wiyono, Polehan, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur. (Mahija)
Editor : Aditya Novrian