MALANG KOTA - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Malang menunjukkan tren positif tahun ini.
Hingga Oktober tercatat mencapai 61.284 wisatawan.
Meningkat dibandingkan angka kunjungan tahun lalu yang mencapai 48 ribu wisatawan.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi menyebutkan, kunjungan paling tinggi terjadi pada Juli dan Agustus.
Sementara destinasi yang ramai dikunjungi adalah kawasan Kajoetangan, Kampung Warna Warni, dan Kampung Tridi.
“Promosi wisata yang masif membuat turis banyak berdatangan,” tuturnya.
Meningkatnya kunjungan turis asing juga didorong bermunculannya destinasi wisata baru di daerah sekitar Kota Malang.
Terutama wisata alam di Kabupaten Malang.
Contohnya, pantai Tanjung Penyu Malang selatan.
Atau, Tumpak Sewu yang berada di Sidomulyo Lumajang, berbatasan dengan Ampelgading Malang.
Sehingga wisman memilih mampir ke Kota Malang setelah dari sana.
Tak hanya wisman, Baihaqi mengatakan kunjungan wisatawan lokal juga cukup bagus.
Tahun ini, target kunjungan wisatawan ke Kota Malang adalah 3,1 juta wisatawan.
Hingga Oktober 2024 sudah mencapai 2,5 juta wisatawan. Dan mayoritas merupakan wisatawan lokal.
Salah satu pemandu wisatawan asing di Kota Malang, Galih, mengatakan tahun ini memang lebih banyak wisatawan asing yang datang dan menggunakan jasa pemandu.
Dia optimistis tahun depan akan lebih banyak turis yang berdatangan di Kota Malang.
“Dengan perbedaan harga di tempat wisata untuk wisman sepertinya tidak terlalu berpengaruh. Itu karena selama ini mereka sudah dikenakan tarif jauh lebih mahal daripada wisatawan lokal.” tuturnya. (dur/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana