RADAR MALANG - Brakseng, hamparan perkebunan yang terletak di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, kini menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menarik perhatian banyak pengunjung.
Dengan luas lahan sekitar 200 hektare dan berada di ketinggian 1.400 mdpl, Brakseng menawarkan pemandangan yang sejuk dan asri, dikelilingi oleh latar belakang megah Gunung Arjuna dan Welirang.
Tempat ini cocok untuk mereka yang mencari ketenangan dan healing dari rutinitas sehari-hari.
Wisata Brakseng tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung tentang pertanian.
Di lahan ini, berbagai jenis sayuran seperti kentang granola, wortel lokal, sawi daging, dan brokoli ditanam.
Pengunjung dapat membeli sayuran segar langsung dari petani atau melalui pengelola wisata.
Hal ini menciptakan hubungan yang baik antara pengunjung dan petani lokal, serta mendukung ekonomi masyarakat sekitar.
Keberadaan Brakseng juga tidak lepas dari upaya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang melakukan praktik lapangan untuk mengembangkan potensi wisata di daerah tersebut.
Mereka bekerja sama dengan warga setempat untuk mengelola tempat ini dengan baik, termasuk menerapkan aturan agar pengunjung tidak merusak tanaman saat berfoto.
Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah pembagian pamflet dan stiker dengan pesan "Jangan Injak Tanaman" untuk menjaga kelestarian lahan pertanian.
Aktivitas yang bisa dilakukan di Brakseng sangat beragam.
Pengunjung dapat melakukan trekking, bersepeda, atau trail running sambil menikmati keindahan alam.
Selain itu, pada bulan Juni hingga menjelang musim hujan, hamparan bunga hortensia yang bermekaran menjadi daya tarik tersendiri bagi para fotografer dan pecinta alam.
Secara historis, Brakseng dulunya merupakan perkebunan teh pada masa Hindia Belanda.
Kini, lahan tersebut telah bertransformasi menjadi pusat pertanian sayur yang menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan sayur di Jawa Timur. (Dwi Jaya Saputra)
Editor : Aditya Novrian