RADAR MALANG - Candi Singosari, terletak di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, merupakan salah satu situs bersejarah yang wajib dikunjungi bagi para pencinta sejarah dan budaya.
Candi ini dibangun sekitar tahun 1300 Masehi sebagai bentuk penghormatan kepada Raja Kertanegara, raja terakhir dari Kerajaan Singosari yang terkenal dengan kebijakannya dalam menyatukan Nusantara.
Dikenal sebagai perpaduan arsitektur Hindu dan Buddha, Candi Singosari memiliki desain yang unik dengan struktur menara berbentuk limas.
Baca Juga: Tempat Tongkrongan Malang Menjamur, 11 Bulan Berdiri 504 Resto dan Kafe Baru
Meskipun tidak terlalu besar, candi ini memiliki tinggi sekitar 15 meter dan dikelilingi oleh pemandangan alam yang indah.
Pengunjung dapat melihat berbagai arca, termasuk Dwarapala, yang berfungsi sebagai penjaga candi, serta relief yang menggambarkan kepercayaan masyarakat pada masa itu.
Candi ini ditemukan oleh seorang Belanda bernama Nicolaus Engelhardt pada tahun 1803 dan telah mengalami proses pemugaran pada tahun 1934.
Baca Juga: Koni Kota Batu Kekurangan 18 Cabor untuk Porprov Jatim
Meskipun banyak bagian candi yang belum selesai dipugar, keindahan dan nilai sejarahnya tetap menarik perhatian wisatawan.
Menariknya, tidak ada biaya tiket masuk untuk mengunjungi Candi Singosari, pengunjung hanya diminta untuk mencatat nama dan asal kota dalam buku tamu.
Candi ini buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB, menyediakan fasilitas seperti area parkir, toilet umum, dan warung makan.
Baca Juga: Wisata Alam, Ini Tiga Rekomendasi Air Terjun yang Indah dan Menenangkan
Dengan semua daya tariknya, Candi Singosari menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan arsitektur tetapi juga pengalaman edukatif tentang sejarah Indonesia.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi situs bersejarah yang kaya akan cerita ini saat berkunjung ke Malang! (rie)
Editor : Aditya Novrian