Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pernah Ditabrak Pesawat, Begini Sejarah Gereja Katolik Kayutangan Kota Malang

Aditya Novrian • Jumat, 13 Desember 2024 | 00:15 WIB
Potret Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Kayutangan Kota Malang.
Potret Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Kayutangan Kota Malang.

RADAR MALANG - Kota Malang menyimpan sejarah yang berwarna bagi umat Katolik.

Salah satunya dapat dilihat dari Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Kayutangan, Kota Malang.

Lantas, seperti apa sejarah dari gereja ikonik milik Kota Malang ini?

Dilansir dari laman resmi Paroki HKY, gereja ini sudah ada sejak 4 Juni 1897. 

Namun, saat itu masih tergabung dengan Paroki Kepanjen di Surabaya.

Terdapat beberapa figur yang terlibat dalam proses pembangunan gereja bertema neogotik ini.

Pertama ada Ir Marius J Hulsuit sebagai perancang.

Kemudian C Vis, Van’t Pad dan Bourguignon sebagai pemborong serta Moulijn sebagai pengawas pembangunan gereja.

Gereja Kayutangan ini memiliki panjang 41 meter, lebar 11,4 meter, dan tinggi 15,2 meter.

Gereja ini baru resmi dibangun di Kota Malang pada 1905.

Dua menara yang dibangun di gereja dirancang oleh Ir Albert Grunberg dan diresmikan pada 3 Oktober 1930.

Mgr Clemens Van der Pas pun resmi memberkatinya pada 14 Desember 1930.

Dalam perjalanannya, Gereja Kayutangan telah melalui berbagai tragedi.

Pertama pada 1957, ketika salah satu menara runtuh saat menjalani ibadah di gereja.

Kemudian, pada 1967, menara gereja kembali mengalami keruntuhan.

Kali ini karena ditabrak oleh pesawat TNI AU. 

Insiden tersebut kabarnya disebabkan oleh kerusakan mesin.

Meski telah mengalami berbagai peristiwa naas, Gereja Kayutangan masih mampu untuk berdiri kokoh hingga saat ini.

Gereja ini telah menjadi salah satu ikon dan saksi bisu sejarah yang wajib dikunjungi di Kota Malang. (CLEMENS KRISTO BUDIUTOMO)

 

Editor : Aditya Novrian
#sejarah #kayutangan #pernah #Pesawat #Kota Malang #gereja katolik #Begini #ditabrak