RADAR MALANG - Kota Malang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata yang menyimpan banyak keunikan, termasuk tempat-tempat untuk berburu barang antik.
Bagi para kolektor atau pecinta barang-barang vintage, kota ini menawarkan berbagai pilihan menarik.
Berikut tiga rekomendasi tempat terbaik di Malang untuk menemukan harta karun bersejarah yang unik:
-
Pasar Comboran Malang
Pasar Comboran Malang menjadi salah satu lokasi favorit untuk berburu barang antik.
Beragam toko di sini menjual berbagai barang unik dengan harga yang relatif terjangkau.
Barang-barang yang bisa ditemukan termasuk patung, senjata tradisional, aksesori antik, lukisan kuno, jam tangan, hingga spare part kendaraan.
Pasar ini membentang di beberapa area, seperti Jalan Prof. M. Yamin, Jalan Halmahera, Jalan Sartono SH, dan Jalan Irian Jaya.
Lokasi: Gang Masjid, Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65118
Jam Operasional: 05.00-17.00
-
Gallery Bang Ho
Gallery Bang Ho adalah tempat lain yang wajib dikunjungi oleh para pencinta barang antik, terutama radio lawas.
Tempat ini menawarkan beragam barang antik, mulai dari radio tabung dari tahun 1900-an hingga alat pemutar musik seperti fonograf dan gramofon.
Ada juga koleksi piringan hitam yang sangat diminati oleh kolektor.
Lokasi: Jalan I.R. Rais Gg. 14 No.60 A, Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur 65147
Jam Operasional: 07.00-20.00
-
Dinoyo Antik
Dinoyo Antik menjadi pilihan terakhir yang tak kalah menarik untuk berburu barang antik di Malang.
Tempat ini menawarkan berbagai koleksi menarik seperti pajangan, keramik, lukisan lama, dan barang antik lainnya.
Lokasinya yang strategis dan koleksinya yang lengkap membuat Dinoyo Antik sering dikunjungi oleh pemburu barang vintage dari berbagai daerah.
Lokasi: Jalan Mt. Haryono XXI No.1, Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
Jam Operasional: 08.00-20.00
Itulah tiga rekomendasi tempat berburu barang antik di Kota Malang yang layak untuk dikunjungi.
Dari pasar yang ramai hingga galeri yang penuh koleksi menarik, ketiganya menawarkan pengalaman unik dalam menjelajahi sejarah lewat benda-benda vintage. (Sofia)
Editor : Aditya Novrian