RADAR MALANG - Keraton Gunung Kawi, terletak di Dusun Gendoga, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, adalah sebuah tempat yang kaya akan aura mistis dan legenda yang menarik perhatian banyak orang.
Dengan ketinggian 2.860 mdpl, keraton ini sering dikaitkan dengan praktik pesugihan, sebuah ritual yang dipercaya dapat mendatangkan kekayaan bagi para pengunjungnya.
Kita akan menelusuri lebih dalam mengenai sejarah, kepercayaan, dan pengalaman mistis yang menyelimuti Keraton Gunung Kawi.
Keraton Gunung Kawi bukanlah bangunan megah seperti keraton pada umumnya; justru, ia memiliki kesan sederhana namun sarat makna.
Sejak zaman Prabu Kamesywara I pada tahun 1115 M, keraton ini telah menjadi pusat spiritual bagi masyarakat setempat.
Di dalam kompleks keraton terdapat makam Eyang Tunggul Manik dan Eyang Tunggul Wati, dua tokoh yang dihormati oleh banyak orang sebagai perantara untuk mencapai tujuan spiritual mereka.
Menurut penjaga keraton, Kadir, banyak pengunjung datang untuk berdoa dan meminta kelancaran dalam usaha mereka.
Meskipun ada anggapan bahwa Keraton Gunung Kawi adalah tempat pesugihan, Kadir menegaskan bahwa tempat ini lebih merupakan lokasi untuk berdoa dan melakukan ritual spiritual, bukan untuk mencari kekayaan secara instan.
Praktik pesugihan di Keraton Gunung Kawi sering dilakukan pada malam-malam tertentu seperti malam Kamis Kliwon dan malam 1 Suro (Muharram).
Para peziarah biasanya melakukan ritual dengan cara yang sederhana namun penuh makna.
Salah satu ritual yang terkenal adalah mandi suci di bawah pohon Dewandaru, yang dianggap sebagai pohon keberuntungan.
Setelah itu, mereka melakukan tapabrata selama tiga hari untuk memohon kepada penguasa gaib kawasan ini.
Masyarakat percaya bahwa dengan melakukan ritual ini, mereka dapat mendapatkan berkah dari Eyang Tunggul Manik dan Eyang Tunggul Wati.
Namun, tidak sedikit pula yang skeptis terhadap praktik ini dan menganggapnya sebagai mitos belaka.
Setibanya di Keraton Gunung Kawi, pengunjung akan merasakan suasana yang sangat tenang dan hening.
Banyak sesajen terlihat di berbagai sudut keraton, menandakan bahwa tempat ini sering digunakan untuk pemujaan.
Beberapa pengunjung melaporkan pengalaman mistis seperti mendengar suara-suara aneh atau merasakan kehadiran makhluk gaib saat berada di area makam.
Kadir juga menceritakan pengalamannya selama menjaga keraton sejak tahun 1964.
Ia mengaku sering mendengar suara-suara misterius yang membuatnya terbiasa dengan suasana mistis tersebut.
Cerita-cerita tentang pengalaman supranatural di Keraton Gunung Kawi semakin memperkuat daya tarik tempat ini bagi para pencari pengalaman spiritual.
Keraton Gunung Kawi adalah sebuah tempat yang menyimpan banyak cerita mistis dan budaya.
Meskipun sering dikaitkan dengan praktik pesugihan, esensi dari keraton ini lebih kepada spiritualitas dan doa kepada leluhur.
Bagi siapa pun yang ingin merasakan aura mistisnya, kunjungan ke Keraton Gunung Kawi bisa menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. (Adrian Irfan Pratama)
Editor : Aditya Novrian