Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tomboan Nganggowo, Sehari Merasakan Pengalaman Kesederhanaan Jawa dari Masa Lalu 

Aditya Novrian • Kamis, 26 Desember 2024 | 22:00 WIB
Tomboan Nganggowo membawa pengunjung merasakan jamuan sederhana ala Jawa (Google Maps Tomboan Nganggowo).
Tomboan Nganggowo membawa pengunjung merasakan jamuan sederhana ala Jawa (Google Maps Tomboan Nganggowo).

RADAR MALANG - Tomboan Nganggowo menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung yang ingin merasakan kesederhanaan budaya Jawa dari masa lalu.  

Destinasi wisata ini terletak di Dusun Nanasan, Desa Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.

Hanya berjarak sekitar 30 menit dari Kota Malang, lokasi ini mudah diakses dan menjadi pilihan ideal untuk rekreasi keluarga maupun teman. 

Dengan suasana alam yang asri dan keindahan situs kuno peninggalan Kerajaan Mataram Kuno, Tomboan Nganggowo menggabungkan wisata budaya dan alam dalam satu paket menarik.

Baca Juga: Menelusuri Makam Eyang Honggo Kusumo, Warisan Sejarah di Kayoetangan

Situs ini dikenal dengan petirtaan dan yoni yang merupakan peninggalan Mpu Sindok dari abad ke-10. 

Sejak dibuka untuk umum pada tahun 2020, Tomboan Nganggowo telah menarik perhatian banyak pengunjung yang ingin menikmati keindahan sejarah dan alam sekaligus. 

Tempat ini awalnya merupakan situs yang tidak dikenal sebagai tempat bersejarah hingga penelitian dilakukan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur pada tahun 2017.

Kini, situs ini dikelola oleh masyarakat setempat dengan tujuan untuk melestarikan warisan budaya dan memberikan pengalaman edukatif kepada pengunjung.

Salah satu daya tarik utama di Tomboan Nganggowo adalah konsep kuliner tradisional yang ditawarkan. 

Semua makanan dan minuman disajikan menggunakan peralatan ramah lingkungan, seperti piring stainless steel dan bakul bambu. 

Menu yang tersedia mencakup berbagai jajanan tradisional seperti emblem, tiwul, ongol-ongol, serta minuman herbal khas seperti wedhang uwuh.

Biaya untuk menikmati kuliner di Tomboan Nganggowo sangat terjangkau dan dapat dibilang unik. 

Pengunjung diperbolehkan membayar seikhlasnya melalui kotak sumbangan yang disediakan. 

Selain kuliner, Tomboan Nganggowo juga menerapkan prinsip ramah lingkungan dengan pengelolaan sampah yang baik. 

Pengunjung didorong untuk tidak membawa produk kemasan plastik dan semua limbah dikelola dengan bijak. 

Baca Juga: Seakan Menjejaki Indonesia Tempo Dulu, Tiga Rekomendasi Restoran dengan Interior yang Kental Budaya Jawa

Tempat ini juga aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon dan menjaga kebersihan sungai di sekitarnya.

Kombinasi keindahan alam, kuliner tradisional, dan komitmen terhadap pelestarian lingkungan membuat Tomboan Nganggowo menjadi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. 

Bagi siapa pun yang ingin melarikan diri dari hiruk-pikuk kehidupan kota dan merasakan ketenangan pedesaan Jawa, Tomboan Nganggowo adalah pilihan yang sempurna. (Mahija)

Editor : Aditya Novrian
#budaya jawa #tomboan #wisata kabupaten malang #tradisional