PEMINAT workshop membuat keramik di Kota Malang semakin banyak.
Terlebih anak-anak muda yang ingin menambah skill baru.
Seperti peserta work- shop yang digelar Lokakaryans, yang mayoritas merupakan anak muda.
Mereka kebanyakan mahasiswa yang tengah mengisi waktu libur pada akhir pekan.
Salah satunya yang aktif mengikutinya yakni Yasmin.
Dia bersama beberapa temannya memilih mengikuti workshop workshop singkat saat akhir pekan.
”Kebetulan tahu dari Instagram salah satu kafe, dan akhirnya daftar,” tuturnya.
Menurut dia, belajar hal-hal baru bisa membuatnya merasa lebih segar.
”Kan dari Senin sudah sibuk sama tugas kuliah,” kata mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) tersebut.
Daripada hanya main ke kafe dan ngobrol dengan teman-temannya, dia memilih belajar membuat keramik.
Terlebih, hasil karyanya bisa dibawa pulang untuk kenang-kenangan.
”Karena asik juga kalau bikinnya sambil ngobrol sama temen,” imbuhnya.
Lewat workshop, dia juga bisa mendapatkan banyak teman baru.
Anisa Berliana Meisiani, penyelenggara Lokakaryans menjelaskan, konsep workshop yang dihadirkan dia tidak seperti aktivitas guru dan murid.
Namun dibuat dengan sistem belajar bersama.
Tujuannya agar peserta merasa nyaman.
Menurut perempuan yang akrab disapa Erlin tersebut, banyak yang menjadikan workshop membuat keramik sebagai stress release.
”Bahkan beberapa kantor membuat workshop ini untuk agenda gathering karyawan,” tuturnya.
Erlin menjelaskan bahwa proses dalam workshop dimulai dari membentuk hingga menghias keramik.
”Bukan hanya belajar membuat keramik, namun juga mendapatkan momen berharga bersama teman-teman maupun kolega,” kata dia. (dur/by)