RADAR MALANG - Stasiun Malang Kota Lama, yang dibangun pada tahun 1878 dan diresmikan pada tahun 1879, merupakan salah satu stasiun kereta api tertua di Jawa Timur.
Dikenal sebagai peninggalan bersejarah dari masa kolonial Belanda, stasiun ini memiliki peran penting dalam perkembangan transportasi dan perdagangan di wilayah tersebut.
Stasiun ini dibangun oleh perusahaan kereta api Hindia Belanda, Staatsspoorwegen (SS), dengan tujuan menghubungkan jalur distribusi barang dari Blitar menuju Malang dan selanjutnya ke Surabaya.
Pada masa itu, Stasiun Malang Kota Lama menjadi saksi bisu dari perkembangan ekspor hasil pertanian seperti kopi, tembakau, dan tebu yang berasal dari daerah sekitar.
Dengan tujuh jalur yang dimilikinya, stasiun ini menjadi titik penting bagi lalu lintas kereta api, meskipun kini perannya telah tergeser oleh Stasiun Kota Baru Malang yang dibangun pada tahun 1920.
Meskipun demikian, Stasiun Kota Lama tetap aktif dan melayani sekitar 32 kereta setiap harinya.
Bangunan Stasiun Malang Kota Lama masih mempertahankan arsitektur kolonialnya yang khas.
Elemen-elemen seperti gerbang jeruji besi dan struktur kayu pada atap peron menciptakan suasana nostalgia bagi pengunjung.
Beberapa bagian stasiun bahkan telah ditetapkan sebagai cagar budaya yang harus dilestarikan.
Meskipun telah mengalami beberapa revitalisasi untuk meningkatkan fungsinya, banyak elemen asli yang tetap dipertahankan.
Misalnya, alat pengubah jalur yang masih dioperasikan secara manual hingga saat ini, menunjukkan betapa kuatnya warisan teknologi dari masa lalu.
Di balik sejarah gemilangnya, Stasiun Malang Kota Lama juga dikenal dengan berbagai cerita mistis.
Salah satu peristiwa tragis yang menyelimuti stasiun ini adalah kecelakaan antara bus dan kereta api di sekitar tahun 1980-an.
Kecelakaan tersebut menyebabkan puluhan orang meninggal dunia dan meninggalkan jejak kelam yang konon masih terasa hingga kini.
Sejak saat itu, banyak pengunjung melaporkan pengalaman aneh dan kejadian ganjil di area stasiun.
Masyarakat setempat percaya bahwa roh-roh korban kecelakaan tersebut masih menghantui lokasi tersebut.
Cerita-cerita mistis ini menambah daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ingin merasakan atmosfer unik dari stasiun ini.
Stasiun Malang Kota Lama bukan hanya sekadar bangunan tua, ia adalah saksi sejarah perjalanan panjang perkembangan transportasi di Indonesia.
Dari pusat perdagangan penting hingga menjadi lokasi dengan cerita mistis yang menarik perhatian, stasiun ini terus menjadi bagian integral dari identitas Kota Malang.
Dengan upaya pelestarian yang dilakukan, diharapkan generasi mendatang dapat menikmati dan belajar dari warisan sejarah ini. (Adrian Irfan Pratama)
Editor : Aditya Novrian