Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Keajaiban Telaga Madiredo di Pujon, Wisata Alam yang Menenangkan Hati

Aditya Novrian • Rabu, 1 Januari 2025 | 22:00 WIB
pesona indah telaga madiredo (source: google maps review)
pesona indah telaga madiredo (source: google maps review)

RADAR MALANG. Kabupaten Malang tak henti-hentinya menyuguhkan keindahan alam yang memikat.

Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi adalah Telaga Madiredo, sebuah agrowisata asri di Kecamatan Pujon.

Terletak di Dusun Lebo, Desa Madiredo, kawasan ini menjadi tempat favorit wisatawan yang mencari ketenangan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Agrowisata Telaga Madiredo merupakan sumber mata air alami yang telah dikelola oleh pemuda setempat tanpa merusak ekosistem di sekitarnya.

Dikelilingi oleh persawahan hijau dan pegunungan yang menjulang, suasana di tempat ini benar-benar menghadirkan rasa damai yang sulit ditemukan di tempat lain.

Tak heran jika banyak pengunjung menjadikan Telaga Madiredo sebagai lokasi ideal untuk "healing."

Selain suasana alamnya yang menenangkan, daya tarik telaga ini tak lepas dari cerita turun-temurun yang melingkupinya.

Konon, Telaga Madiredo pernah menjadi tempat mandi Hanoman, sang Kera Putih dari cerita pewayangan.

Mitos ini menambah nilai magis tempat ini, membuatnya tak hanya memikat secara visual, tetapi juga memiliki cerita unik yang menarik perhatian pengunjung.

Telaga Madiredo menawarkan beragam fasilitas yang siap menunjang kenyamanan wisatawan.

Tersedia gazebo untuk bersantai, taman bunga yang instagramable, kamar mandi yang bersih, hingga kafe dan warung makan dengan menu yang ramah kantong.

Untuk yang hobi aktivitas air, pengunjung bisa mencoba wahana perahu dengan tarif terjangkau atau berenang di telaga.

Namun, ada larangan khusus untuk tidak berenang di area pusaran air yang memiliki arus cukup deras demi keamanan pengunjung.

Bagi mereka yang gemar berpetualang, area sekitar telaga juga menyediakan lokasi untuk berkemah.

Saat malam tiba, gemerlap bintang dan udara sejuk pegunungan menciptakan suasana yang sempurna untuk melepas penat.

Tidak perlu khawatir soal makan malam, karena warung-warung lokal siap menyediakan hidangan lezat sembari menikmati pemandangan telaga yang menenangkan.

Untuk mencapai Telaga Madiredo, wisatawan bisa berkendara menuju Dusun Lebo, Desa Madiredo, yang berada di Kecamatan Pujon.

Rute menuju lokasi ini tergolong mudah diakses menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Jika berangkat dari pusat Kota Malang, perjalanan memakan waktu sekitar 1,5 jam dengan pemandangan alam yang memanjakan mata sepanjang perjalanan.

Agrowisata ini buka setiap hari dengan jadwal operasional yang berbeda di hari biasa dan akhir pekan.

Pada Senin hingga Jumat, kawasan ini dapat dikunjungi mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Sementara pada Sabtu dan Minggu, tempat ini buka lebih awal pada pukul 08.00 dan tutup pukul 17.00 WIB.

Dengan harga tiket masuk yang hanya Rp10.000 per orang, ditambah fasilitas seperti persewaan perahu dan ban pelampung, Telaga Madiredo menawarkan pengalaman wisata yang murah meriah tetapi tetap kaya makna.

Telaga Madiredo adalah salah satu permata tersembunyi di Kabupaten Malang yang patut mendapat perhatian lebih.

Dengan kombinasi alam yang asri, kisah penuh mitos, serta fasilitas lengkap, tak ada alasan untuk melewatkan destinasi ini saat berkunjung ke Malang.

Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan dan mematuhi aturan yang ada, sehingga keindahan Telaga Madiredo dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang.
(Silvia)

Editor : Aditya Novrian
#wisata alam #telaga madiredo #Kabupaten Malang #malang #Pujon