RADAR MALANG - Jalur pendakian Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali ditutup oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), efektif mulai 2 Januari 2025.
Penutupan ini dilakukan setelah sempat dibuka pada 23 Desember 2024, dengan pertimbangan cuaca ekstrem yang terjadi di awal tahun serta hasil evaluasi yang menunjukkan kondisi jalur pendakian yang belum sepenuhnya aman.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menyatakan bahwa keputusan penutupan ini berlaku dari tanggal 2 hingga 16 Januari 2025.
Penutupan ini diambil sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan pendaki dan pengunjung.
Menurutnya, meskipun jalur pendakian sempat dibuka pada akhir Desember, cuaca yang tidak stabil memaksa pihak berwenang untuk kembali menutup akses pendakian demi menghindari potensi bahaya.
Pendakian terakhir yang diizinkan berlangsung pada 31 Desember 2024, dengan pendaki terakhir kembali pada 1 Januari 2025.
Rudi mengingatkan agar semua calon pendaki tidak mencoba melakukan pendakian secara ilegal, mengingat potensi risiko yang dapat terjadi di sepanjang jalur.
Ia juga mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pihak terkait untuk mematuhi keputusan ini demi menjaga keamanan bersama.
TNBTS berharap keputusan ini dipatuhi dengan penuh tanggung jawab oleh semua pihak agar tidak menambah beban bagi petugas dan dapat menjaga kelestarian alam Gunung Semeru. (aln)
Editor : Aditya Novrian