RADAR MALANG - Prasasti Dinoyo merupakan salah satu warisan tertua di Jawa Timur yang ditemukan di Kota Malang.
Prasasti Dinoyo ini juga menjadi bukti adanya Kerajaan Kanjuruhan.
Berikut deretan fakta menarik yang terdapat dalam Prasasti Dinoyo.
Prasasti Dinoyo ini memang menggunakan bahasa Sanskerta.
Namun uniknya, penulisannya sudah menggunakan huruf Jawa Kuno.
Ukiran yang terdapat dalam prasasti ini pun cukup panjang.
Sebagian besar isi Prasasti Dinoyo juga masih dapat dibaca dengan jelas.
Bagian tengah prasasti ini ditemukan di Desa Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Sedangkan bagian atas dan bawahnya ditemukan di wilayah Merjosari, Kota Malang.
Prasasti Dinoyo menceritakan tentang berdirinya Kerajaan Kanjuruhan di wilayah Kota Malang.
Kerajaan itu berdiri pada pertengahan abad kedelapan masehi.
Kerajaan Kanjuruhan dipimpin oleh raja yang sangat bijaksana bernama Dewa Simha.
Ia pun memiliki seorang putra.
Sang Limwa namanya.
Ia menjadi penerus Dewa Simha dan memiliki gelar Gajayana.
Berdasarkan prasasti, Gajayana sangat memuliakan sang Resi Agastya.
Ia juga memiliki seorang putri bernama Uttejana.
Dalam prasasti Dinoyo ini juga dijelaskan tentang upacara Somayajna.
Upacara itu sifatnya Weda dan tidak ada di wilayah Jawa Tengah. (CLEMENS KRISTO BUDIUTOMO)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana