Toko-Toko Es Krim di Malang Raya Makin Bervariasi: Pertahankan Resep Lama dan Cara Tradisional

Bayu Mulya Putra • Dipublikasikan Minggu, 9 Februari 2025 | 19:40 WIB
TETAP EKSIS: Alice Tanzil menunjukkan beberapa varian rasa es krim di tokonya di Jalan Setiabudi, Kecamatan Klojen.
TETAP EKSIS: Alice Tanzil menunjukkan beberapa varian rasa es krim di tokonya di Jalan Setiabudi, Kecamatan Klojen.

BEBERAPA produsen es krim di Kota Malang tetap mempertahankan resep dan cara-cara tradisional.

Seperti dilakukan Toko Ice Cream dan Es Puter Alice yang berada di Jalan Setiabudi, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Toko mereka terletak di depan rumah si pemilik dan pembuat es krim.

Dengan luas sekitar 1,5 x 5 meter, toko tersebut berisi dua freezer yang penuh diisi aneka es krim dan es puter.

Produksi es krim rumahan di sana sudah dilakukan Alice Tanzil sejak 1984.

Lokasinya berpindah-pindah, mengikuti perpindahan tempat tinggalnya.

Hingga yang terakhir di Jalan Setiabudi.

Alice yang merupakan seorang ibu rumah tangga awalnya senang membuatkan makanan dan camilan untuk keluarganya.

Salah satunya membuat es krim.

Namun ternyata banyak yang menyukainya dan memesan untuk acara-acara tertentu.

Hingga akhirnya dia membuka toko kecil di rumahnya.

Produksi dilakukan dengan menggunakan mesin es putar.

Dari dulu berukuran 5 liter, hingga saat ini muat 15 liter.

Dia membuat berbagai varian es krim.

Mulai dari buah-buahan, cokelat, hingga matcha. Varian es puter juga banyak.

Salah satunya rasa es kopyor.

Produksi es puternya menggunakan bahan dasar santan kelapa.

Sementara es krim berbahan dasar susu.

Alice mengatakan, toko kecilnya ramai sejak tahun lalu karena konten salah satu pelanggannya di media sosial.

Di dalamnya juga dijabarkan beberapa varian es krim.

Seperti durian, matcha, dan black forest.

”Saya juga membuat es krim tart, biasanya untuk hadiah ulang tahun,” tuturnya.

Es krim yang khas dengan rasa buah asli membuat produknya banyak disukai.

Harga yang dibanderol mulai dari Rp 8 ribu hingga Rp 300 ribu. (dur/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
Sumber : Radar Malang
es krim malang Kota Malang es krim jadul