RADAR MALANG - Bagi pecinta kuliner, kini tidak perlu jauh-jauh ke Kudus untuk menikmati kelezatan Soto Kudus yang autentik.
Di Kota Malang, terdapat warung Soto Kudus Cemara yang menawarkan cita rasa khas dengan resep turun-temurun.
Baca Juga: Enak dan Otentik, 3 Rekomendasi Soto Legendaris di Kota Malang
Warung Soto Kudus Cemara telah menjadi salah satu destinasi kuliner favorit warga Malang sejak pertama kali dibuka pada tahun 2011.
Dikelola oleh Farida Iriani, warung ini menyajikan resep keluarga yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Soto Kudus memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan soto lainnya.
Hidangan ini disajikan dalam mangkuk kecil, lengkap dengan kuah bening yang kaya rempah.
Perbedaan paling mencolok dari soto Kudus dengan soto pada umumnya adalah taburan koya bawang putih yang memberikan aroma khas dan rasa gurih yang unik.
Dalam setiap porsinya, Soto Kudus Cemara berisi suwiran ayam, bihun, dan taoge, menjadikannya sajian yang ringan namun tetap menggugah selera.
Tidak hanya menawarkan kelezatan, Soto Kudus Cemara juga hadir dengan harga yang ramah di kantong.
Soto Ayam tersedia dalam dua pilihan porsi, yaitu porsi kecil seharga Rp10.000 dan porsi besar seharga Rp14.000.
Baca Juga: Mie Ayam Keraton, Solusi Kuliner Murah Mahasiswa Malang
Bagi yang ingin menikmati varian lain, tersedia Soto Daging Sapi dengan harga Rp15.000 per porsi.
Sebagai pelengkap, warung ini juga menyediakan aneka sate dengan harga terjangkau, seperti Sate Telur Puyuh dan Sate Kerang seharga Rp3.000 per tusuk, serta Sate Usus dan Sate Ampela Ati dengan harga Rp4.000 per tusuk.
Soto Kudus Cemara buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB.
Warung ini tidak hanya melayani pelanggan yang makan di tempat, tetapi juga menerima pesanan dalam jumlah besar untuk berbagai acara dan pertemuan.
Baca Juga: Bakso Mercon Kuah Ndower Bang Hasan, Pedasnya Bikin Warga Malang Ketagihan
Dengan cita rasa autentik yang dipertahankan serta pelayanan yang ramah, Soto Kudus Cemara menjadi salah satu pilihan terbaik bagi masyarakat Malang.(FD)
Editor : Aditya Novrian