Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pasar Takjil Taman Krida: Antrian Panjang Apakah Sebanding atau Tidak?

Aditya Novrian • Kamis, 6 Maret 2025 | 23:15 WIB

Ilustrasi Antrian (Pexels.com/Freestock.org)
Ilustrasi Antrian (Pexels.com/Freestock.org)

MALANG KOTA - Ngabuburit sambil berburu takjil adalah kegiatan yang menyenangkan saat menjelang waktu berbuka puasa.

Di Kota Malang, pasar takjil tersebar di berbagai daerah baik di pusat kota maupun daerah-daerah terpencil.

Pasar takjil yang populer di Kota Malang diantaranya seperti, Pasar Takjil Soekarno-Hatta, Pasar Takjil Sulfat, dan Pasar Takjil Jalan Surabaya yang berlokasi tepat di belakang Universitas Negeri Malang.

Baca Juga: Underrated but Upgraded: Pasar Takjil Lembang Malang Kini Semakin Ramai Pengunjung!

Diantara 3 lokasi tersebut, Pasar Takjil Soekarno-Hatta paling banyak memiliki opsi makanan dan minuman, baik lokal maupun khas luar negeri.

Di tahun 2025, Pasar Takjil Soekarno-Hatta berpindah ke dalam Taman Krida Budaya Jatim untuk meminimalisir kemacetan di jalan raya.

Dibanding tahun-tahun sebelumnya, Pasar Takjil Soekarno-Hatta diadakan di sepanjang jalan Soekarno-Hatta, hal tersebut membuat lalu lintas macet dan tidak kondusif.

Baca Juga: Warga Malang Wajib Tahu! Ini Tempat Citul Paling Enak Buat Takjil

Selain berpindah lokasi, pasar takjil tersebut juga sekaligus berganti nama menjadi Pasar Takjil Taman Krida.

Adanya rebranding dari pasar takjil ini membuat masyarakat tertarik untuk berkunjung, termasuk influencer atau food vlogger.

Berdasarkan video review di tiktok, banyak yang menyebutkan bahwa Pasar Takjil Taman Krida sangatlah ramai sehingga antri berjam-jam.

Baca Juga: 4 Spot Pasar Takjil Terpopuler di Malang

Disebutkan di video tiktok milik @bibilcuu, pilihan makanan di Pasar Takjil Taman Krida sangatlah bervariasi namun hampir semuanya antri dan memakan waktu yang lama.

Makanan dan minuman yang ada sangat menarik dan tampak enak, namun karena antrian yang panjang menjadi susah untuk mendapatkan takjil yang diinginkan.

Para pengunjung juga terlalu ramai, hampir tidak kondusif karena melawan arah.

Salah satu masukan dari netizen adalah untuk membagi dan membedakan arah masuk dan keluar agar tidak saling bertabrakan dengan pengunjung lainnya.

Pengunjung juga dapat datang lebih awal dibanding di jam-jam menjelang buka puasa untuk melihat-lihat opsi makanan lebih santai serta meminimalisir antrian panjang. (nai)

Editor : Aditya Novrian
#Takjil #pasar #Ramadan #malang