MALANG KOTA – Ayam Betutu adalah hidangan tradisional khas Bali yang terbuat dari ayam atau bebek utuh yang dibumbui dengan rempah-rempah khas Bali yang kemudian direbus.
Menggunakan bumbu khas beserta rempah seperti bawang merah, bawang putih,cabai merah, cabai rawit, kemiri, ketumbar, lada putih, lada hitam, jahe, lengkuas, kencur, kunyit, terasi, daun jeruk, daun salam, hingga serai.
Dengan kombinasi rasa pedas, gurih, dan aroma rempah yang kuat, Ayam Betutu di Malang siap memanjakan lidah Anda.
Baca Juga: Dapur Kota Enggal, Kuliner Jawa dengan Cita Rasa Autentik di Malang
Ayam Betutu Tepi Sawah milik Bu Kadek ini hadir menemani pecinta kuliner nusantara dengan masakan khas Bali yang menggugah selera.
Tempat makan yang menawarkan suasana tenang, sejuk, unik, serta tata ruang yang didesain layaknya rumah makan di Bali.
Hal unik yang berikan warung ini adalah interior khas Bali beserta tumbuhan yang ditata rapi mengelilingi penjuru ruangan.
Baca Juga: Pondok Sagu: Surga Kuliner Khas Timur Nusantara di Jantung Malang Yang Wajib Dicoba!
Menggunakan konsep indoor semi outdoor sehingga masih mendapatkan udara segar alami dari alam.
Tempat makan ini baru buka sehingga hidangan serta tempatnya masih terus diperbarui.
Bagi Anda yang ingin mengawali mencoba hidangan ayam betutu bisa langsung datang ke lokasi.
Baca Juga: Jelajahi Kuliner Khas India dan Pakistan di Kota Malang: Ada Pani Puri
Berlokasi di Jl. Raya Singosari No.142, Pangetan, Pangetan, Kecamatan, Singosari, Kabupaten Malang.
Buka setiap Selasa – Minggu setiap jam 15.00 hingga 20.00 WIB.
Tempat yang estetik dengan pemandangan persawahan yang indah menjadi daya tarik utama tempat ini.
Baca Juga: Mau Coba Kuliner Khas Italia? Tiga Rekomendasi Kuliner Italia di Kota Malang
Banyak wisatawan yang datang ke tempat ini merasa puas dengan hidangan yang disediakan.
Menjelajahi cita rasa Bali di Malang dengan mencicipi Ayam Betutu adalah pengalaman kuliner yang tidak akan terlupakan.
Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kelezatan Ayam Betutu khas Bali di Malang. (tiwi)
Editor : Aditya Novrian