MALANG KOTA - Pecinta matcha dan suasana tenang kini punya tempat nongkrong baru yang wajib dikunjungi.
Alura Coffee resmi membuka cabang terbarunya di Jalan Kaluta No. 1, Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Berbeda dengan kafe pada umumnya, Alura Coffee Malang tampil dengan konsep unik bertema matcha yang langsung mencuri perhatian.
Kafe ini merupakan cabang dari Alura Coffee Surabaya yang sudah lebih dulu dikenal dengan sajian kopi dan pastrynya.
Baca Juga: Kafe Kaiffee Hadir dengan Konsep Rumahan, Jadi Tempat Favorit Bersantai Para Introvert
Di Malang, Alura membawa nuansa segar dan estetik dengan dominasi warna hijau matcha yang lembut, dipadukan dengan elemen coklat kayu dan cream.
Perpaduan ini menciptakan atmosfer tenang, adem, dan nyaman, cocok untuk bersantai sejenak dari hiruk-pikuk aktivitas harian.
Alura Coffee Malang buka setiap hari mulai pukul 06.30 hingga 19.00 WIB.
Baca Juga: Resmi Dibuka, Arah Kafe Tawarkan Suasana Unik dengan Taman Buatan di Tengah Kota Malang
Tempat ini sangat direkomendasikan untuk kamu yang ingin menikmati kopi latte spesial atau berbagai varian minuman matcha yang jadi andalan utama mereka.
Tidak hanya itu, pilihan pastry di sini juga menggoda dan cocok untuk menemani waktu santaimu bersama teman atau pasangan.
Meski mengusung desain minimalis, kafe ini tetap Instagramable. Salah satu sudutnya dihiasi dekorasi dinding penuh yang cocok dijadikan latar foto.
Baca Juga: Lebih dari Sekadar Ngopi: Kafe Oleh Kopi Tawarkan Tempat Bersantai yang Hangat dan Estetik
Selain itu, tersedia kaca besar di area tertentu yang bisa dimanfaatkan untuk berfoto outfit of the day (OOTD), menjadikan pengalaman ngopi makin seru dan kekinian.
Tersedia area indoor dan outdoor, meskipun area outdoor-nya terbatas.
Namun, kenyamanan dan kehangatan suasana tetap jadi daya tarik utama yang membuat pengunjung betah berlama-lama.
Alura Coffee Malang hadir sebagai pilihan baru yang menawarkan lebih dari sekadar kopi, tetapi juga suasana yang mendukung healing tipis-tipis atau ngobrol santai dengan orang terdekat. (Tiwi)
Editor : Aditya Novrian