MALANG KOTA - Pecinta budaya Jepang dan penggemar tempat ngopi estetik kini punya destinasi baru di Kota Malang.
Ejji Coffee House, yang terletak di Jalan Wuni No.8, Bareng, Kecamatan Klojen, menghadirkan suasana khas Jepang yang tenang dan menenangkan.
Kafe ini merupakan bagian dari Ejji.id dan buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB.
Kafe ini dirancang dengan interior dan bangunan bergaya Jepang yang kental.
Baca Juga: Tampil Beda, Kafe Alura Usung Konsep Unik Bertema Matcha di Kota Malang
Perpaduan warna cream, coklat kayu, dan putih membuat atmosfer kafe ini terasa hangat dan minimalis.
Di beberapa sudut ruangan, pengunjung bisa menemukan berbagai ornamen khas Jepang yang memperkuat nuansa Negeri Sakura.
Menariknya, Ejji Coffee House juga menyuguhkan pengalaman audio yang unik.
Playlist lagu di dalam kafe ini dipilih secara khusus dari Spotify, berisi musik instrumental Jepang yang tenang.
Baca Juga: Kafe Kaiffee Hadir dengan Konsep Rumahan, Jadi Tempat Favorit Bersantai Para Introvert
Suasana damai ini cocok untuk menemani waktu bersantai, bekerja, atau sekadar menikmati secangkir kopi.
Selain area indoor yang nyaman, kafe ini juga memiliki area outdoor yang tak kalah menarik.
Bagian luar kafe dirancang seperti taman mini di belakang rumah, lengkap dengan dinding batu, rumput sintetis, serta meja dan kursi yang tertata rapi.
Kombinasi ini menciptakan tempat yang cocok untuk menikmati suasana santai di tengah kota.
Baca Juga: Resmi Dibuka, Arah Kafe Tawarkan Suasana Unik dengan Taman Buatan di Tengah Kota Malang
Soal menu, Ejji Coffee House menyajikan berbagai hidangan ala Jepang seperti chicken katsu curry, chicken teriyaki, chicken seaweed, dan chicken karaage mayo.
Tersedia juga camilan ringan dan pilihan minuman seperti kopi, coffee latte, latte non-coffee, hingga minuman segar lainnya.
Semua menu ditawarkan dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp20.000 hingga Rp40.000 per porsi.
Dengan konsep yang unik dan atmosfer yang damai, Ejji Coffee House menjadi tempat ideal bagi siapa pun yang ingin merasakan pengalaman kafe Jepang tanpa harus keluar negeri. (Tiwi)
Editor : Aditya Novrian