RADAR MALANG – Aktivitas jalan kaki kini semakin digemari warga Malang, bukan hanya sebagai bentuk olahraga ringan, tapi juga sebagai cara baru untuk healing di tengah rutinitas yang padat. Udara yang masih segar, suasana kota yang relatif sejuk, dan banyaknya ruang terbuka hijau membuat Malang ideal sebagai kota pejalan kaki. Update terbaru 2025 menghadirkan sembilan rute jalan kaki yang paling direkomendasikan untuk Anda coba, baik di pagi hari maupun sore menjelang senja.
Rute pertama yang wajib dicoba adalah Jalan Ijen, yang membentang dari Stasiun Kota Malang, melewati Pasar Klojen, Tugu Malang, Kahuripan, Kayutangan Heritage, hingga Stadion Gajayana. Kawasan ini bukan hanya rindang dengan pepohonan di kedua sisi, tetapi juga kaya akan arsitektur kolonial dan spot foto menarik. Trotoarnya cukup lebar dan aman untuk pejalan kaki, menjadikannya favorit warga dan wisatawan.
Baca Juga: Menu Sarapan Sehat Setelah Olahraga: Tips Menjaga Keseimbangan Nutrisi dan Energi
Selanjutnya adalah Lapangan Rampal, yang menawarkan jalur jogging luas di tengah kota. Terletak di kawasan Blimbing, tempat ini dikelilingi pohon-pohon besar dan dilengkapi fasilitas olahraga. Dengan jam operasional dari pukul 06.00 sampai 18.00 WIB, lapangan ini cocok untuk keluarga, pelari pemula, hingga lansia yang ingin menikmati udara segar tanpa khawatir soal kendaraan bermotor.
Bagi Anda yang mencari tempat lebih teduh dan ramah anak, Taman Merbabu bisa menjadi pilihan. Berlokasi di Jl. Merbabu, taman ini menyediakan jogging track, alat fitness, lapangan futsal mini, serta area bermain anak. Lingkungannya yang tenang dan asri membuatnya cocok untuk rekreasi keluarga maupun solo walking.
Baca Juga: Taman Teluk Grajakan: Destinasi Santai dan Olahraga Gratis, Cocok untuk Ngabuburit Ramadan 2025
Alun-Alun Tugu di jantung kota juga tak kalah menarik. Meski berada di tengah keramaian, alun-alun ini tetap nyaman untuk jalan kaki, terutama karena dilengkapi rumput hijau, air mancur, dan tempat duduk yang tersebar di berbagai sudut. Waspada tetap diperlukan di pinggir jalan karena aktivitas kendaraan tetap padat.
Taman Mojolangu, yang berlokasi di pinggiran kota, menjadi alternatif menarik karena letaknya jauh dari keramaian dan polusi. Jalur jogging panjang dengan latar pegunungan memberi suasana tenang yang sempurna untuk refleksi diri. Fasilitasnya pun lengkap, mulai dari skate park hingga mushola.
Tidak kalah menarik, Taman Dempo di kawasan Oro-oro Dowo buka 24 jam dan dikenal karena pepohonan palemnya yang menjulang tinggi. Area ini nyaman untuk evening walk dan memiliki atmosfer perumahan yang asri.
Hutan Kota Velodrome juga menjadi surganya pejalan kaki dan pesepeda. Di tempat ini, Anda bisa berjalan menyusuri jalur khusus yang rindang dan sejuk, tanpa khawatir bersaing dengan kendaraan. Ditambah lagi, tersedia fasilitas olahraga dan jajanan sehat.
Baca Juga: Triathlon Kota Malang Berjuang Hadapi Stigma Olahraga Mahal
Taman Slamet menjadi oase hijau di tengah padatnya wilayah Klojen. Dengan pepohonan tua dan alat fitness outdoor, taman ini sangat cocok untuk jalan kaki santai sambil menghirup udara bersih.
Terakhir, Alun-Alun Kota Malang masih menjadi tempat favorit warga untuk menikmati pagi atau sore hari. Meski ramai, area ini tetap terjaga keasriannya berkat banyaknya pepohonan dan bangku istirahat. Namun, disarankan untuk tetap waspada di area pinggir jalan karena lalu lintas cukup padat.
Secara keseluruhan, Kota Malang memberikan berbagai pilihan rute jalan kaki yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga menyegarkan mental. Dari kawasan heritage, taman kota, hingga ruang terbuka hijau, semuanya menawarkan pengalaman jalan kaki yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Pilih waktu pagi atau sore untuk mendapatkan manfaat maksimal dari udara segar dan cahaya matahari yang lembut. Healing sambil olahraga? Di Malang, keduanya bisa Anda dapatkan sekaligus. (my)
Editor : Aditya Novrian