RADAR MALANG - Bagi mahasiswa, makan hemat tapi tetap enak adalah seni tersendiri.
Setelah berulang kali menyantap ayam goreng, ayam suwir, atau ayam geprek, pasti ingin merasakan makanan yang tidak berbau ayam.
Jangan khawatir, karena di sekitar kampus UB terdapat banyak warung nasi campur dengan cita rasa beragam, dari Jawa, Bali, Madura, hingga prasmanan bebas pilih lauk.
Jika perut mulai protes karena menu yang itu-itu saja, saatnya mencoba 7 warung nasi campur terenak di sekitar UB, yang ramah kantong dan penuh lauk!
- Warung Bali Bu Ketut – Nasi Campur dengan Porsi Jumbo
Di Jl. Simpang Bondowoso I No.7-14, Lowokwaru, ada Warung Bali Bu Ketut, yang jadi andalan bagi pecinta kuliner khas Bali non-halal.
Buka mulai 09.00–18.30, tempat ini menyajikan nasi babi guling, sate babi, dan lawar dalam porsi besar.
Hanya dengan Rp35.000, pelanggan sudah mendapatkan sajian lengkap yang bikin kenyang hingga sore.
- Paon Syarifa – Nasi Campur Bali Halal yang Murah Meriah
Ingin nasi campur Bali tapi halal?
Paon Syarifa, di Jl. Melati No.10, Lowokwaru, adalah jawabannya.
Warung ini buka pagi-pagi, 07.00–10.30, pas buat sarapan sebelum kuliah.
Dengan Rp7.000, pelanggan bisa menikmati sate lilit, ayam suwir, sambal matah, dan nasi gurih, menu khas Bali dengan harga mahasiswa.
- Pecel Kane – Nasi Campur Jawa yang Bikin Kenyang
Bosan ayam?
Pecel Kane di Jl. Kerto Pamuji No.65, Ketawanggede bisa jadi alternatif.
Di sini, mahasiswa bisa memilih nasi campur telur, tempe, ayam goreng, hingga rawon dalam satu piring.
Buka dari 07.00–13.30, dan harga mulai dari Rp1.500 hingga Rp18.000, tergantung pilihan lauk.
- Warung Bu Pah – Prasmanan Bebas Pilih yang Buka sampai Malam
Salah satu tempat paling fleksibel untuk makan adalah Warung Bu Pah, di Jl. Kertosentono, Ketawanggede.
Baca Juga: Lezat dan Mengenyangkan! 3 Tempat Nasi Goreng Mawut di Malang yang Wajib Dicoba Saat Berbuka Puasa
Buka dari 09.00–21.00, warung ini menawarkan menu prasmanan dengan berbagai lauk, dari nasi Bali, nasi campur ayam, hingga gorengan dan sambal pedas.
Porsinya bisa disesuaikan sendiri, jadi hemat tapi tetap puas.
- Kedai 999 – Warteg Sederhana Favorit Mahasiswa
Tak perlu jauh-jauh, di Jl. Sumbersari Gg. II No.128, ada Kedai 999, warteg murah meriah yang buka dari 06.00 hingga 18.00.
Menu andalan di sini meliputi nasi campur lalapan bebek, tahu tuna, rolade daging, dan krecek, dengan harga mulai Rp1.500 hingga Rp22.000.
- Nasi Buk Araya – Kuliner Madura dengan Petis Khas Bangkalan
Bagi yang ingin merasakan cita rasa Madura, Nasi Buk Araya di Pondok Blimbing Indah, Araya menawarkan sayur tewel, paru, jeroan, serundeng, dan sambal petis khas Bangkalan.
Porsi besar, rasa otentik, dan harga warung, membuatnya jadi favorit mahasiswa yang ingin menu khas Madura tanpa harus jauh-jauh ke luar kota.
- Warung Arema – Nasi Campur Jawa Legendaris
Terakhir, ada Warung Arema, di Jl. Zainul Arifin, yang sudah berdiri sejak tahun 1970-an. Keistimewaannya?
Masakan dimasak dengan arang, memberikan rasa yang lebih nendang! Semur daging, sate komoh, urap-urap, mendol, dan tempe goreng semua tersaji dalam satu piring. Harga berkisar Rp18.000–Rp30.000, sesuai dengan kualitas legendarisnya. (sai)
Editor : Aditya Novrian