RADAR MALANG - Bagi pecinta barang-barang klasik dan retro, Malang kini punya destinasi baru yang wajib dikunjungi Vintage Market Kayutangan. Terletak di kawasan bersejarah Kayutangan Heritage, pasar ini menjadi tempat favorit bagi mereka yang ingin bernostalgia sambil menemukan barang-barang lawas yang masih bernilai tinggi.
Mulai dari pakaian vintage, piringan hitam, aksesori jadul, hingga perabot antik, semua tersaji dengan nuansa tempo dulu yang menawan.
Surga Barang Antik dan Nuansa Jadul
Vintage Market Kayutangan bukan sekadar tempat belanja, tapi juga pengalaman budaya. Di sini, kamu akan menemukan stand-stand unik yang menjual:
Pakaian bekas branded & retro fashion: Jaket kulit, kemeja Hawai, denim jadul, bahkan celana corduroy ala tahun 80-an. Semua dalam kondisi layak pakai dan harga yang relatif terjangkau.
Aksesori klasik & koleksi nostalgia: Kacamata vintage, bros kuno, jam tangan analog, dan kamera film jadul. Banyak dari barang ini adalah hasil kurasi dari kolektor lokal.
Barang rumah tangga & interior antik: Dari teko email, radio tua, lukisan, hingga rak kayu vintage yang pas untuk mempercantik rumah dengan nuansa klasik.
Musik & buku lawas: Ada juga lapak yang menjual piringan hitam, kaset, hingga buku-buku terbitan lama. Cocok buat kamu yang hobi membaca atau sekadar ingin sentuhan nostalgia.
Pasarnya biasanya digelar secara berkala di akhir pekan, dan sering diiringi dengan live music akustik, pojok kopi manual brew, serta komunitas kreatif lokal yang ikut meramaikan suasana. Lokasinya juga instagramable banget, dengan mural klasik dan bangunan kolonial khas Kayutangan Heritage sebagai latar.
Vintage Market Kayutangan bukan hanya tempat belanja barang antik, tapi juga ruang kreatif yang menghidupkan kembali semangat masa lalu. Di sinilah kamu bisa merasakan atmosfer Malang tempo dulu sambil mendukung pelaku UMKM dan komunitas lokal.
Buat kamu yang sedang mencari aktivitas seru di akhir pekan atau ingin tampil beda dengan outfit dan barang vintage, jangan lewatkan event ini saat sedang digelar. Siapkan dompet dan kamera, karena setiap sudutnya penuh cerita dan estetika! (fie)
Editor : A. Nugroho