Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Di Balik Kaki Semeru, Desa Sumberurip Tawarkan Lava Tour hingga Sawah Instagramable Tidak Jauh dari Malang

A. Nugroho • Senin, 28 Juli 2025 | 20:29 WIB

Panorama alam Desa Sumberurip di lereng Semeru, destinasi lava tour dan hamparan sawah hijau yang digemari wisatawan dari Malang.
Panorama alam Desa Sumberurip di lereng Semeru, destinasi lava tour dan hamparan sawah hijau yang digemari wisatawan dari Malang.

 

RADAR MALANG – Angin sejuk menyapu wajah, sementara suara gemericik air sungai berpadu dengan pemandangan hijau nan luas. Di kejauhan, Gunung Semeru berdiri gagah seolah menjadi penjaga abadi desa kecil di kakinya. Suasana damai itulah yang menyambut siapa pun yang datang ke Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Belakangan, nama desa ini kian dikenal setelah masuk dalam 500 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 versi Kemenparekraf. Bukan tanpa alasan. Desa Sumberurip menyuguhkan potensi wisata alam dan budaya yang beragam, dari petualangan menantang hingga pengalaman hidup khas pedesaan yang masih alami.

Berada di kaki Gunung Semeru, Desa Sumberurip adalah tempat di mana alam, tradisi, dan pariwisata berpadu. Warganya yang mayoritas petani hidup berdampingan dengan alam, memanfaatkan kesuburan tanah vulkanik untuk bertani sayur, kopi, dan buah-buahan.

Namun kini, selain pertanian, wisata berbasis desa menjadi tumpuan baru ekonomi warga. Kepala Desa Sumberurip bersama Pokdarwis Lembah Semeru dan BUMDes Karya Luhur berkomitmen terus mengembangkan destinasi wisata lokal yang tak hanya indah, tapi juga edukatif.

Lava Tour, Petualangan Menantang di Bekas Aliran Lahar

Salah satu daya tarik utama Desa Sumberurip adalah Lava Tour Semeru. Dengan menaiki jeep 4x4, wisatawan diajak menjelajah jalur bekas aliran lahar Gunung Semeru yang memacu adrenalin.

"Rasanya seru banget, jeepnya lewat sungai, bebatuan, bahkan sempat terguncang cukup keras. Tapi view-nya luar biasa!" ujar Santi, wisatawan asal Sidoarjo yang datang bersama komunitas fotografinya.

Paket Lava Tour dikemas dalam berbagai pilihan rute, termasuk menyusuri jalur desa, aliran sungai, dan area-area terbuka dengan panorama alam pegunungan. Petualangan ini cocok bagi penggemar alam bebas dan pencinta tantangan.

Belajar Bertani hingga Membatik di Agrowisata Edukatif

Selain petualangan, Desa Sumberurip juga menyediakan agrowisata edukatif. Pengunjung bisa ikut menanam dan memanen salak, mencoba budidaya mina padi (padi dan ikan), atau belajar membatik bersama warga lokal.

Program ini bukan hanya menawarkan pengalaman langsung, tetapi juga membuka ruang interaksi antara tamu dan penduduk desa. “Wisatawan bisa ikut menanam salak, atau memandikan sapi seperti warga sini. Anak-anak sekolah paling senang aktivitas ini,” kata salah satu pengelola Pokdarwis, Pak Sutikno.

Camping Ground hingga Spot Instagramable

Bagi yang ingin menikmati suasana tenang, Kali Kebo jadi tempat favorit untuk berkemah. Lokasi ini berada di tepi sungai alami yang jernih dengan lanskap terbuka dan udara sejuk. Malam hari, suara hutan dan gemericik air menciptakan suasana relaksasi alami.

Tak kalah menarik, ada juga Teras Semeru, sebuah jalur kecil yang membelah hamparan sawah. Spot ini banyak digunakan untuk foto prewedding, syuting vlog, hingga sekadar bersantai menikmati senja berlatar Gunung Semeru.

"Tempatnya cantik banget, kaya di Bali tapi ini versi desa dan lebih sepi. Cocok buat healing," kata Nurul, wisatawan asal Malang.

Desa Kecil dengan Komitmen Besar

Upaya warga dalam mengelola wisata tidak main-main. Selain penataan jalur wisata, warga juga menyediakan penginapan homestay, pelatihan pemandu lokal, hingga promosi digital lewat media sosial.

"Desa ini bukan hanya punya potensi, tapi juga semangat gotong royong yang tinggi. Mereka ingin anak-anak muda desa tetap tinggal dan berkarya di sini, bukan pindah ke kota," ujar Yuli, salah satu pendamping desa dari BUMDes.

Dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah desa, masyarakat, dan pelaku wisata, Desa Sumberurip menunjukkan bahwa desa bisa menjadi pusat pertumbuhan pariwisata tanpa meninggalkan akar budaya dan alamnya. (id)

Editor : A. Nugroho
#Lumajang #malang #semeru