RADAR MALANG - Bagi pecinta kuliner nusantara, Nasi Bali Ayam tentu sudah tidak asing lagi. Menu ini dikenal dengan cita rasa khas pedas manis yang menggugah selera, berpadu dengan lauk ayam yang dimasak dengan bumbu rempah khas Bali.
Di Malang, sajian ini bisa ditemukan di berbagai warung makan hingga restoran, menjadi alternatif selain nasi pecel, rawon, atau lalapan.
Nasi Bali Ayam terdiri dari nasi putih hangat, lauk ayam suwir atau ayam potong, serta sambal Bali dengan warna merah menggoda. Bumbu sambalnya biasanya terbuat dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, lengkuas, dan sedikit terasi, kemudian dimasak hingga harum.
Selain ayam, sering juga ditambahkan lauk pelengkap seperti:
-
Telur rebus bumbu bali,
-
Tempe goreng,
-
Tahu bacem,
-
Urap sayur,
-
Sambal matah sebagai pendamping.
Perpaduan rasa pedas, gurih, dan sedikit manis membuat Nasi Bali Ayam cocok untuk semua kalangan, baik disantap saat makan siang maupun malam.
Di Malang sendiri, beberapa tempat yang dikenal menyajikan Nasi Bali Ayam antara lain:
-
Warung Nasi Bali Cak Sutik – terkenal dengan sambal Balinya yang nendang.
-
Depot Khas Bali di kawasan Dinoyo – menawarkan menu Bali lengkap dengan sate lilit dan lawar.
-
Warung makan kampus sekitar Soekarno-Hatta – sering menjadikan nasi Bali ayam sebagai menu hemat mahasiswa.
Harga satu porsi Nasi Bali Ayam di Malang berkisar Rp 15.000–Rp 25.000, tergantung lokasi dan pilihan lauknya.
Nasi Bali Ayam menjadi bukti kekayaan kuliner nusantara yang bisa dinikmati di Malang. Rasanya yang khas, pedas manis menggoda, serta lauk ayam yang berpadu sempurna dengan bumbu rempah membuat menu ini tak pernah sepi peminat.
Jadi, kalau sedang bingung mau makan apa, seporsi nasi Bali ayam hangat bisa jadi pilihan tepat untuk memanjakan lidah. (fie)
Editor : A. Nugroho