RADAR MALANG – Saat dahaga melanda, ada satu minuman sederhana yang selalu jadi pilihan masyarakat Indonesia es teh. Minuman ini hadir di hampir setiap warung makan, kafe, hingga restoran besar.
Dengan harga terjangkau dan rasa segar yang familiar, es teh telah menjadi minuman rakyat yang digemari semua kalangan dari mahasiswa hingga keluarga.
Es teh biasanya disajikan dari seduhan teh hitam atau teh hijau, diberi es batu, lalu ditambahkan gula sesuai selera. Di banyak daerah, varian es teh juga semakin kreatif: ada yang menggunakan teh melati, teh tarik dingin, hingga tambahan perasa buah.
Di Malang sendiri, es teh hadir di berbagai bentuk:
-
Warung Makan Tradisional
Hampir setiap depot dan rumah makan sederhana menyajikan es teh manis dengan harga ramah kantong, mulai dari Rp 3.000–Rp 5.000 per gelas.
-
Kafe Kekinian
Beberapa kafe di sekitar Malang, khususnya kawasan Lowokwaru dan Tlogomas, mulai menawarkan variasi es teh premium. Misalnya, es teh dengan tambahan lemon, madu, atau susu segar yang membuat rasanya semakin segar dan berbeda.
-
Gerai Es Teh Viral
Tren “Es Teh Jumbo” juga hadir di beberapa titik kota. Minuman ini biasanya dikemas dalam gelas besar 1 liter dengan harga Rp 10.000–Rp 15.000, jadi favorit anak muda untuk nongkrong atau sekadar melepas haus setelah kuliah.
Kesegaran es teh memang tak tergantikan. Dari warung kaki lima hingga kafe modern, minuman ini selalu jadi primadona karena kesederhanaannya.
Mau yang klasik dengan gula batu, atau versi modern dengan campuran lemon dan madu es teh tetap jadi sahabat terbaik saat dahaga melanda. (fie)
Editor : A. Nugroho