MALANG RAYA - Tak hanya dikenal dengan wisata kuliner dan pantai. Malang Raya juga menyimpan pesona alam pegunungan yang tak kalah memikat.
Tak hanya menawarkan jalur menantang sekaligus panorama sabana luas yang memukau. Momen menikmati sunrise dari puncak ketinggian selalu menjadi daya tarik utama para pendaki
Ini destinasi pendakian yang menjadi favorit pecinta alam.
- Gunung Arjuno
Gunung Arjuno merupakan salah satu gunung favorit para pendaki di Jawa Timur. Berdiri megah di ketinggian 3.339 mdpl. Arjuno menjadi gunung tertinggi ketiga di Jawa Timur sekaligus keempat di Pulau Jawa.
Harga tiket masuk berkisar Rp 10.000 – Rp 21.000 per orang untuk WNI, sudah termasuk asuransi, tas kresek, dan peta pendakian.
Sementara untuk wisatawan mancanegara (WNA), tarifnya jauh lebih tinggi, yakni sekitar Rp 201.000 per orang.
Gunung ini berada di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan. Ada beberapa jalur resmi yang bisa dipilih pendaki, yaitu via Tretes, Lawang, Purwosari, dan Sumber Brantas (Batu).
Sabana menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendaki. Salah satunya di Taman Dewa (sekitar 2.953 mdpl) dan area sebelum puncak Kembar.
Sebaiknya mendaki antara April – Oktober. Jalurnya lebih stabil, risiko hujan lebih kecil, dan pemandangan sabana lebih cerah.
Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, pendaki dianjurkan memulai perjalanan pada pagi hari atau dini hari agar bisa menikmati sunrise dari ketinggian.
- Gunung Butak
Gunung Butak merupakan salah satu destinasi favorit para pendaki di Jawa Timur. Berada di ketinggian 2.868 mdpl. Gunung ini terletak di perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar, tepatnya di kawasan Pegunungan Putri Tidur.
Di buka selama 24 jam. Pendaki hanya perlu membayar tiket masuk sekitar Rp 10.000 per orang dengan registrasi data pribadi. Biaya parkir kendaraan pun cukup terjangkau, Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil.
Untuk menujuu puncak, estimasi waktu yang diperlukan yaitu sekitar 8 jam. Kamu akan melewati beberapa pos dengan pemandangan hutan.
Daya tarik utama Gunung Butak terletak pada sabana luas bernama Cemoro Kandang.
Area ini sering dijadikan spot utama untuk mendirikan tenda karena lahannya yang rata dan sumber air yang tersedia.
Sabana mampu menampung ratusan bahkan ribuan pendaki sekaligus. Pada bulan Juli hingga Agustus, kawasan ini semakin indah karena dihiasi bunga edelweis yang bermekaran.
Karena letaknya yang tinggi, pendaki disarankan membawa perlengkapan hangat karena suhu di puncak bisa sangat dingin.
Waktu terbaik saat mendaki yaitu antara Mei - Oktober. Jalur lebih aman, pemandangan sabana lebih cerah, serta peluang menikmati sunrise dan langit bertabur bintang jauh lebih besar.
Sedangkan pada bulan Juli – Agustus kamu akan menyaksikan edelweis yang bermekaran di sabana.
Itulah destinasi pendakian yang bisa kamu kunjungi untuk menikmati keindahan alam. (rv)
Editor : A. Nugroho