RADAR MALANG - Malang bukan hanya terkenal dengan baksonya yang legendaris atau jajanan murah meriah di sekitar kampus. Kota sejuk ini juga menyimpan banyak sekali kuliner dari berbagai budaya, salah satunya Chinese food yang selalu punya daya tarik tersendiri. Perpaduan rasa gurih, asin, manis, kadang sedikit pedas, serta teknik memasak yang khas seperti tumis cepat dengan api besar, membuat hidangan Tiongkok selalu kaya cita rasa.
Tidak heran jika banyak orang mencari restoran Chinese food di Malang, baik untuk makan santai bersama teman, merayakan acara keluarga, maupun sekadar memanjakan lidah setelah hari yang panjang.
Depot Gang Djangkrik
Di antara pilihan yang cukup populer, ada Depot Gang Djangkrik yang bisa disebut sebagai salah satu legenda Chinese food di Malang. Nama ini sudah tidak asing lagi bagi warga lokal maupun pendatang. Restoran ini terkenal karena menyajikan menu klasik Tiongkok dengan cita rasa yang konsisten dari generasi ke generasi.
Hidangan seperti capcay, fu yung hai, ayam goreng mentega, dan sapi lada hitam selalu jadi favorit pengunjung. Suasana tempatnya sederhana namun hangat, lebih mirip rumah makan keluarga daripada restoran mewah. Justru di situlah letak daya tariknya makan di Depot Gang Djangkrik selalu terasa seperti pulang ke rumah, ditemani hidangan yang familiar dan penuh rasa. Harga menunya bervariasi, cukup ramah jika datang bersama rombongan karena bisa pesan banyak menu untuk dibagi bersama.
Depot Hok Lay
Selain itu, ada juga Depot Hok Lay, salah satu depot tertua di Malang yang sudah berdiri sejak era kolonial. Meski tempatnya mungil dan sederhana, makanan di sini sangat otentik dan sudah melegenda. Hok Lay dikenal dengan lumpia goreng dan cwie mie khas Malang yang punya sentuhan Chinese food. Kuah kaldu yang gurih dan topping ayam cincang yang melimpah membuat semangkuk cwie mie terasa istimewa.
Selain itu, ada juga menu es badjug atau fosco, minuman cokelat khas jadul yang menyegarkan. Makan di Depot Hok Lay seolah mengajak kita bernostalgia, merasakan perpaduan kuliner Tiongkok dan Malang tempo dulu yang masih bertahan hingga kini.
Ria Djenaka Resto
Kalau ingin suasana yang lebih modern namun tetap kental dengan rasa Chinese food, Ria Djenaka Resto bisa jadi pilihan menarik. Restoran ini tidak hanya terkenal dengan konsep bangunannya yang unik, tetapi juga menyajikan berbagai menu, termasuk Chinese food yang dimasak dengan sentuhan kekinian.
Menu seperti ayam kungpao, nasi goreng oriental, hingga sup jagung sering jadi favorit pengunjung. Tempatnya cocok untuk mahasiswa yang ingin nongkrong lama atau keluarga yang ingin suasana makan lebih nyaman. Ditambah interior yang instagramable, makan di Ria Djenaka bukan hanya soal rasa tapi juga pengalaman visual yang menyenangkan.
Depot Eng An
Tidak lengkap rasanya membicarakan Chinese food di Malang tanpa menyebut Depot Eng An. Tempat ini sudah lama jadi favorit karena menyajikan berbagai menu klasik seperti babi kecap, babi goreng, nasi campur, hingga aneka tumisan. Depot Eng An dikenal punya porsi yang cukup besar dengan harga masih masuk akal.
Bagi pencinta kuliner non-halal, tempat ini adalah surga kecil di Malang. Suasananya sederhana, khas depot jadul, namun selalu ramai terutama saat jam makan siang. Banyak orang rela antre demi bisa menikmati kelezatan masakan yang sudah puluhan tahun menjaga rasa otentiknya.
Yang membuat Chinese food di Malang menarik adalah variasi pengalaman yang ditawarkan. Ada yang sederhana dan murah meriah dengan nuansa nostalgia, ada pula yang modern dan instagramable dengan sajian yang lebih kreatif. Namun satu hal yang pasti, semuanya tetap mempertahankan ciri khas Chinese food yang kaya rasa, menggugah selera, dan paling nikmat disantap bersama-sama. Sebab memang begitulah tradisi makan Tiongkok hidangan selalu lebih hidup ketika dibagi dengan orang lain. (mkp)
Editor : A. Nugroho