Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sajian Tradisional Penuh Nostalgia: Rekomendasi 4 Tempat Nasi Jagung Favorit dan Sering Dikunjungi Wisatawan di Malang

A. Nugroho • Senin, 8 September 2025 | 19:00 WIB
SARAPAN TRADISIONAL: Rekomendasi Nasi Jagung di Malang yang Sering Dikunjungi Wisatawan
SARAPAN TRADISIONAL: Rekomendasi Nasi Jagung di Malang yang Sering Dikunjungi Wisatawan

MALANG - Selain dikenal dengan apel dan hawanya yang sejuk, Malang juga memiliki ragam kuliner tradisional yang masih bertahan hingga sekarang.

Salah satunya adalah nasi jagung, hidangan khas pedesaan yang sederhana namun sarat makna.

Perpaduan nasi dengan butiran jagung menghadirkan sensasi rasa gurih-manis yang akrab di lidah dan membawa ingatan pada sajian rumahan tempo dulu.

Kini, nasi jagung tidak hanya tersaji di dapur desa, tapi juga banyak dijual di warung dan rumah makan khas Jawa Timur di Malang.

Tak heran bila kuliner ini tetap digemari, baik oleh warga setempat maupun wisatawan yang ingin mencicipi kehangatan masakan tradisi.

 

 

  1. Nasi Jagung Bu Tatik

Bagi warga Tlogomas, nama Warung Bu Tatik tentu sudah sangat familiar. Tempat makan ini terkenal dengan porsi nasi jagungnya yang melimpah serta pilihan lauk yang variatif, mulai dari sayur asem segar, ikan pindang, tempe bacem, sambal terasi, hingga kerupuk renyah.

Kesederhanaan rasanya justru menjadi alasan banyak orang kembali lagi untuk menikmati. Suasananya selalu ramai, terutama saat jam makan siang, dengan mahasiswa UMM hingga pekerja kantoran sebagai pelanggan setia berkat harga yang terjangkau dan cita rasa yang konsisten.

Ditambah lagi keramahan Bu Tatik saat melayani membuat suasana terasa hangat seperti di rumah sendiri. Warung ini berlokasi di Jl. Raya Tlogomas No.78, Lowokwaru, Malang, dan buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 14.00 WIB.

 

  1. Nasi Jagung Bu Muslikah

Warung Bu Muslikah dikenal sebagai salah satu pionir nasi jagung di kawasan Lowokwaru. Meski tampak sederhana dari luar, setiap pagi hingga siang warung ini selalu dipadati pengunjung.

Menu utamanya tentu seporsi nasi jagung hangat nan pulen, dipadukan dengan lauk khas Jawa Timur seperti sayur lodeh santan, ikan asin goreng kering, tahu-tempe goreng, serta sambal terasi pedas yang membangkitkan selera.

Banyak pelanggan setia menilai cita rasa masakan Bu Muslikah tak pernah berubah sejak pertama kali berjualan, gurihnya jagung berpadu dengan lauk sederhana menghadirkan kehangatan layaknya santap di rumah sendiri.

Dengan porsi pas dan harga terjangkau, warung ini menjadi favorit untuk sarapan maupun makan siang. Kamu bisa menemukannya di Jl. Cengger Ayam Dalam No.6, Lowokwaru, Malang, yang buka setiap hari pukul 07.00 hingga 14.00 WIB.

 

  1. Nasi Jagung Bu Ribut

Warung Bu Ribut terkenal dengan sambalnya yang super pedas dan bikin ketagihan. Seporsi nasi jagung pulen di sini disajikan bersama berbagai lauk seperti urap sayur, ayam goreng, tempe mendoan, hingga ikan asin, menciptakan perpaduan gurih nasi jagung dengan pedasnya sambal bawang yang pas di lidah.

Meski tempatnya sederhana, suasana warung selalu ramai dipenuhi mahasiswa, pekerja kantoran, maupun warga sekitar.

Tak sedikit pelanggan rela antre saat jam makan siang karena rasa yang memuaskan dengan harga sangat terjangkau.

Banyak pula yang memilih membungkus untuk dijadikan bekal. Warung ini berlokasi di Jl. LA Sucipto No.105, Blimbing, Malang, dan buka setiap hari pukul 06.30 hingga 15.00 WIB.

 

  1. Nasi Jagung Mbak Nur

Warung Mbak Nur menjadi salah satu destinasi nasi jagung favorit di kawasan Sumbersari. Seporsinya terdiri dari nasi jagung hangat yang dipadukan dengan sayur bening, ikan asin, sambal mentah, serta tempe goreng sederhana yang menghadirkan cita rasa khas ala masakan ibu di kampung.

Keistimewaan warung ini terletak pada suasananya yang hangat, karena Mbak Nur dikenal ramah dan selalu menyapa pelanggan sehingga pengunjung merasa seperti makan di rumah teman atau kerabat.

Meski tempatnya tidak luas, warung ini selalu ramai dipenuhi mahasiswa UB maupun warga sekitar.

Kamu bisa menemukannya di Jl. Sumbersari Gg.2 No.17, Lowokwaru, Malang, yang buka setiap hari pukul 07.00 hingga 13.00 WIB.

 

 

Empat rekomendasi nasi jagung di Malang ini menjadi bukti bahwa kuliner tradisional masih memiliki daya tarik tersendiri meski makanan modern kian menjamur.

Dengan harga yang bersahabat, rasa autentik, dan nuansa penuh kenangan, nasi jagung hadir sebagai pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin merasakan cita rasa khas Jawa Timur.

Jadi, ketika singgah di Malang, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi nasi jagung dari warung-warung populer ini.

Selain mengenyangkan, pengalaman tersebut juga akan membawa Anda lebih dekat dengan warisan kuliner yang dijaga turun-temurun. (bt)

Editor : A. Nugroho
#nasi jagung #malang #kuliner #tradisional